BANYUWANGI - Memasuki libur sekolah, pengguna jasa penyeberangan di Pelabuhan Ketapang diprediksi akan meningkat. Diperkirakan, masyarakat yang tidak merayakan lebaran akan melakukan liburan di Bali. Sebaliknya, yang di Bali juga dimungkinkan mulai ada pergerakan ke Jawa.
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Banyuwangi, Yani Andriyanto mengatakan, saat libur sekolah intensitas pengguna jasa penyeberangan dipastikan meningkat. Terutama masyarakat dari Jawa menuju ke Bali.
"Karena mengejar momen liburan, masyarakat yang tidak merayakan Lebaran mungkin liburan di sana (Bali)," jelasnya, Jumat, 21 Maret 2025.
Untuk yang dari Bali, di awal liburan sekolah ini kemungkinan masih sedikit pergerakan masyarakat yang menuju ke Jawa. Karena kemungkinan para orang tua masih bekerja.
Menurut Yani, saat ini secara umum saat ini pengguna jasa penyeberangan di lintas Ketapang-Gilimanuk sudah mulai meningkat. Namun intensitasnya masih kecil. Puncak arus mudik lebaran dari Bali ke Jawa diprediksi terjadi pada 26-27 Maret 2025.
"Karena rata-rata pemudik dari Bali bukan PNS. Mereka mayoritas berasal dari pekerja industri dan pekerja sektor informal," terangnya.
Persentase peningkatan pengguna jasa penyeberangan di lintas Ketapang-Gilimanuk pada masa mudik kali ini secara keseluruhan diperkirakan antara 10-14 persen. Analisa ini didasarkan hasil hasil evaluasi dan data selama 5 tahun terakhir, termasuk pas libur Nyepi.
"Trafik meningkat, penumpang juga meningkat, kendaraan juga meningkat, jadi kurang lebih di situ prediksi kami, antara 10-14 persen," pungkasnya.
Handoko Khusumo
Editor : JTV Banyuwangi