JAKARTA - Sarwendah akhirnya mengambil langkah tegas untuk menepis isu miring yang menyebut Thalia bukan merupakan anak kandung Ruben Onsu. Didampingi kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, Sarwendah mendatangi Polda Metro Jaya pada Jumat (30/1/2026) untuk menyerahkan dokumen otentik guna membantah tuduhan palsu dari sebuah akun TikTok.
Langkah hukum ini ditujukan kepada akun TikTok dengan nama pengguna @vina.run yang diduga menyebarkan berita bohong atau hoaks. Meskipun akun tersebut kini sulit ditemukan, pihak Sarwendah tetap menyerahkan bukti berupa rekaman video dan tautan terkait sebagai bahan penyelidikan.
"Tadi buktinya ada video terkait akun tersebut dan link TikTok-nya. Kami juga menyerahkan akta kelahiran untuk membuktikan bahwa Thalia adalah anak kandung klien kami. Terkait sosok lain yang disebut oleh akun tersebut, kami tegaskan klien kami tidak kenal sama sekali," ungkap Chris Sam Siwu di Polda Metro Jaya.
Dampak Psikologis dan Perlindungan Anak
Pihak Sarwendah menilai penyebaran hoaks di media sosial tidak bisa dianggap sepele. Chris menegaskan bahwa permintaan maaf saja tidak cukup untuk menghapus dampak psikologis yang dialami kliennya. Tindakan nyata ini diambil sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam bersosial media.
Sarwendah sendiri mengakui sudah lelah menghadapi berbagai fitnah yang datang silih berganti. "Lama-lama capek juga kalau diomongkan terus. Jadi, sepertinya harus ada tindakan nyata supaya hoaks itu tidak semakin berkembang," ujar Sarwendah dengan nada tegas.
Sebagai seorang ibu, prioritas utama Sarwendah adalah melindungi kesehatan mental sang anak yang masih di bawah umur. Ia mengaku sangat berhati-hati dalam memberikan penjelasan kepada Thalia agar tidak terpengaruh oleh opini publik yang liar.
"Saya sangat menjaga perasaan anak. Menjelaskan secara perlahan jika dia bertanya tentang berita yang dia dengar. Menurut saya, sekarang umurnya belum cukup untuk memahami betapa kejamnya berita di luar sana," tambahnya.
Proses Hukum Terus Berlanjut
Kasus ini dipastikan akan terus bergulir hingga pihak kepolisian berhasil mengungkap identitas pemilik akun @vina.run. Sarwendah berharap langkah hukum ini dapat menjadi peringatan keras bagi siapa pun agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya, terutama yang menyangkut martabat keluarga dan anak-anak.
Melalui tindakan ini, Sarwendah ingin memastikan bahwa ruang digital Indonesia bisa lebih bersih dari fitnah dan berita menyesatkan. (Pasha)
Editor : Iwan Iwe



















