JEMBER - Universitas Jember (UNEJ) memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel dan transparan melalui penerapan standar ISO 21001:2025. Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan Academic Leader II yang digelar Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) UNEJ pada 21–22 Juli 2026.
Rektor UNEJ Iwan Taruna mengatakan, peningkatan kompetensi manajerial menjadi kebutuhan penting bagi seluruh unsur pimpinan perguruan tinggi. Sebab, keberhasilan institusi pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, tetapi juga oleh sistem pengelolaan yang baik.
Menurutnya, pimpinan perguruan tinggi saat ini menghadapi berbagai tuntutan, mulai dari meningkatnya harapan masyarakat, kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, hingga perubahan lingkungan pendidikan yang berlangsung cepat.
“Seluruh unsur pimpinan UNEJ harus menjadi sosok yang adaptif, mampu menghasilkan kebijakan berbasis data, cermat memetakan risiko, serta melakukan perbaikan secara berkelanjutan,” ujar Iwan saat membuka kegiatan tersebut, Selasa, 21 Juli 2026.
Kepala LPMPP UNEJ Prof. Ermanto Fahamsyah menjelaskan, kegiatan itu bertujuan meningkatkan kemampuan pimpinan dalam merancang, menjalankan, dan mengawasi tata kelola fakultas berdasarkan prinsip akuntabilitas dan transparansi.
Selain itu, peserta dibekali kemampuan kepemimpinan akademik yang adaptif dan visioner sesuai Sistem Penjaminan Mutu Internal serta standar ISO 21001:2025.
Kegiatan tersebut diikuti para dekan, wakil dekan, dan kepala Unit Penunjang Akademik di lingkungan UNEJ. Mereka mendapatkan materi mengenai penerapan standar manajemen organisasi pendidikan dan peningkatan mutu layanan akademik.
Kepala Badan Standardisasi Nasional sekaligus Ketua Komite Akreditasi Nasional, Donny Purnomo Januardhi Effyandono, mengatakan ISO 21001:2025 bukan sekadar dokumen teknis, melainkan kerangka kerja untuk meningkatkan konsistensi, transparansi, dan akuntabilitas lembaga pendidikan.
Menurut Donny, penerapan standar tersebut dapat membantu organisasi pendidikan mengelola sumber daya secara efektif, mengevaluasi kebutuhan peserta didik, dan menjaga kualitas layanan secara berkelanjutan.
“Standar ini memastikan lembaga pendidikan memiliki sistem manajemen yang konsisten, transparan, dan berorientasi pada kepuasan peserta didik,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Donny juga menandatangani naskah kesepahaman bersama Rektor UNEJ. Kerja sama itu diharapkan memperkuat penjaminan mutu, meningkatkan kepercayaan publik, serta membuka peluang kolaborasi UNEJ dengan lembaga pendidikan di tingkat global.
Editor : JTV Jember



















