Musim hujan sering kali menjadi waktu yang rentan bagi kucing terkena berbagai penyakit karena kondisi lingkungan yang lembab. Berikut adalah beberapa penyakit yang sering menyerang kucing saat musim hujan:
1. Flu Kucing (Feline Upper Respiratory Infection)
Gejala yang dialami kucing biasanya bersin, hidung berair, mata berair, demam, nafsu makan menurun. Penyakit ini disebabkan oleh virus seperti feline herpesvirus (FHV) atau feline calicivirus (FCV). Upaya yang bisa lakukan untuk mencegah penyakit ini dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tingkatkan daya tahan tubuh kucing dengan makanan bergizi.
2. Cacingan
Pasti sudah bukan hal asing bagi pawrents (orang yang memiliki anabul) tentang penyakit yang disebabkan oleh mahluk hidup ini. Pawrents bisa mendeteksi sementara penyakit ini dengan gejala perut membesar, diare, muntah, bulu kusam, penurunan berat badan. Meskipun anabul indoor juga harus tetap diwaspadai. Penyakit ini biasanya dikarenakan mengkonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi larva cacing. Namun pawrents tak perlu khawatir, cukup berikan obat cacing secara rutin dengan dosis yang disarankan atau bisa juga dengan membawa anabul ke dokter hewan.
3. Infeksi Kulit (Dermatitis)
Penyakit yang biasa diderita anabul selanjutnya adalah gatal, kulit memerah, luka, atau bercak dan kerontokan bulu yang menyebabkan kebotakan. Hal ini biasanya dikarenakan jamur atau bakteri juga kutu atau tungau yang berkembang di lingkungan lembab. Lakukan hal berikut untuk mencegah hal tersebut, diantaranya keringkan tubuh anabul setelah terkena hujan, dan pastikan tempat tidur kucing bersih dan tidak lembab selain itu bersihkan tempat tidur kucing secara rutin. Juga gunakan obat anti kutu.
4. Diare
Penyakit yang menyerang organ perut satu ini biasanya ditandai dengan feses yang encer, kadang disertai darah, muntah, lesu. Hal ini dikarenakan Infeksi bakteri, virus, atau makanan basi yang masuk kedalam perut. Hal yang dapat dilakukan untuk mencegah adalah dengan memastikan makanan dan air kucing bersih serta segar serta melihat tanggal kadaluarsa juga memastikan bahwa makanan tersebut masih baru.
5. Leptospirosis
Leptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Leptospira, yang dapat menyerang hewan dan manusia (zoonosis). Penyakit ini menyebar melalui kontak dengan air, tanah, atau makanan yang terkontaminasi urin hewan yang terinfeksi, seperti tikus. Pada kucing, leptospirosis cenderung jarang terjadi atau sering tidak menunjukkan gejala. Namun, jika terkena, gejalanya dapat meliputi Demam, Lemas atau tidak aktif, Muntah dan diare, Nafsu makan menurun, Kuning pada mata atau kulit (ikterus) sebagai tanda adanya kerusakan hati, Gangguan ginjal (kencing berdarah atau sedikit kencing). Pencegahannya dengan menghindari kontak dengan genangan air dan lakukan vaksinasi jika perlu.
Selain dari pencegahan yang disebutkan diatas, maka alangkah baiknya melakukan pencegahan secara umum pada kucing dengan menyediakan tempat tinggal yang hangat dan kering, memberikan makanan berkualitas tinggi dan vitamin untuk meningkatkan imunitas, hindari membiarkan kucing bermain di luar saat hujan, dan segera konsultasikan dengan dokter hewan jika kucing menunjukkan gejala sakit.
Merawat kesehatan kucing dengan baik selama musim hujan dapat mencegah risiko penyakit! (*)
Editor : Iwan Iwe