Menu
Pencarian

Viral di TikTok! Bukan 'War Takjil', Pengadilan Agama Surabaya Justru Diserbu Fenomena 'War Cerai'

Portaljtv.com - Senin, 2 Maret 2026 13:15
Viral di TikTok! Bukan 'War Takjil', Pengadilan Agama Surabaya Justru Diserbu Fenomena 'War Cerai'
Bukan lagi Tren War Takjil, Antrean War Cerai di Pengadilan Agama Surabaya Malah Menjadi Pembuka Ramadhan 2026

SURABAYA - Ramadan biasanya identik dengan fenomena “war takjil”, yakni momen masyarakat berburu menu berbuka puasa di berbagai sudut kota. Namun, pemandangan berbeda justru viral di media sosial baru-baru ini. Sebuah video TikTok menyoroti antrean panjang masyarakat yang mengurus perceraian di Pengadilan Agama (PA) Surabaya, hingga warganet menjulukinya sebagai fenomena “war cerai”.

Video yang tersebar luas tersebut memperlihatkan ruang pelayanan pengadilan yang dipadati pengunjung. Sejumlah warga tampak mengantre di area Pos Bantuan Hukum (Posbakum) untuk berkonsultasi maupun mengajukan perkara rumah tangga. Antrean yang mengular sejak pagi membuat ruangan pelayanan tampak penuh sesak.

Ramai di Tengah Bulan Suci

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa selama Ramadan 2026, ruang pelayanan Pengadilan Agama Surabaya terlihat jauh lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa. Fenomena ini menarik perhatian publik karena kontras dengan tren “war takjil” yang biasanya menjadi tradisi menyenangkan selama bulan puasa di Indonesia.

Baca Juga :   Judi Online Jadi Pemicu Utama Perceraian di tahun 2024

Video tersebut langsung viral dan memicu beragam tanggapan dari warganet. Banyak yang menyoroti fenomena ini dari berbagai sudut pandang, mulai dari faktor tekanan ekonomi, kesiapan mental pasangan, hingga dinamika kehidupan rumah tangga di era modern.

Sorotan Warganet: Ekonomi dan Kesiapan Mental

Kolom komentar video tersebut dipenuhi diskusi hangat. Salah satu warganet mengaitkan fenomena ini dengan kondisi kesejahteraan. “Ciri kegagalan pemerintah membangun ekonomi; rakyat jadi kurang sejahtera, rumah tangga cekcok, dan perceraian meningkat,” tulis salah satu akun.

Baca Juga :   Miris, Ratusan Anak di Kabupaten Bojonegoro Menikah Dini

Komentar lain menyinggung pentingnya kematangan sebelum membangun rumah tangga. “Kebanyakan tidak siap mental dan masalah keuangan. Beberapa teman saya sudah 'tumbang' padahal usia pernikahan masih di bawah lima tahun,” timpal warganet lainnya.

Selain itu, sebagian publik menilai fenomena ini menjadi pengingat bahwa pernikahan tidak hanya soal emosi semata, tetapi juga kesiapan finansial dan kemampuan menghadapi tantangan hidup bersama.

Pelajaran bagi Pasangan Muda

Baca Juga :   Ratusan Perkawinan Anak Masih Terjadi, Banyak yang karena Hamil Duluan

Viralnya antrean di PA Surabaya ini memicu diskusi luas mengenai pentingnya komunikasi dalam rumah tangga serta bimbingan pranikah. Di tengah momen Ramadan yang identik dengan suasana refleksi diri dan kebersamaan, banyak warganet berharap fenomena ini dapat menjadi pelajaran bagi pasangan muda untuk lebih matang dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang harmonis. (Amellia Ciello)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.