PONOROGO - Di tengah persiapan keberangkatan ratusan calon jemaah haji asal Ponorogo tahun ini, sosok seorang remaja mencuri perhatian. Tsurayya Ufairotum Marwa, siswi Madrasah Aliyah Al-Islam Joresan, tercatat sebagai jemaah haji termuda asal Ponorogo dengan usia baru 15 tahun.
Remaja asal Desa Bajang itu masuk dalam daftar lebih dari 500 calon jemaah haji Ponorogo yang dijadwalkan berangkat tahun 2026. Kesempatan menunaikan ibadah haji di usia muda ini diperoleh setelah dirinya didaftarkan orang tuanya sejak berusia dua tahun.
Setelah menunggu belasan tahun, nama Tsurayya akhirnya masuk kuota keberangkatan tahun ini. Di usianya yang masih belia, ia mengaku bersyukur bisa mendapat kesempatan menjalankan rukun Islam kelima lebih awal dibanding kebanyakan jemaah lainnya.
Meski menjadi jemaah termuda, Tsurayya tidak berangkat sendiri. Ia didampingi tiga kakak kandungnya yang juga masih berusia muda, masing-masing 19, 18, dan 17 tahun. Sementara kedua orang tuanya diketahui telah lebih dulu menunaikan ibadah haji.
Kisah Tsurayya menjadi perhatian tersendiri di tengah musim haji tahun ini. Selain menginspirasi, cerita ini juga menunjukkan ibadah haji dapat dipersiapkan sejak dini melalui perencanaan yang matang.
Calon jemaah haji asal Ponorogo sendiri dijadwalkan mulai diberangkatkan dalam waktu dekat menuju embarkasi sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Editor : JTV Madiun



















