KEDIRI - Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri memperkuat komitmennya sebagai kampus inklusif dengan meresmikan Unit Layanan Disabilitas (ULD). Unit yang baru berdiri dua bulan ini menjadi pionir di wilayah Kediri dan menjadi simbol nyata upaya kampus mewujudkan pendidikan tinggi yang setara bagi semua kalangan.
Keberadaan ULD diharapkan dapat memfasilitasi mahasiswa disabilitas untuk mengakses berbagai layanan dan kesempatan di lingkungan kampus secara lebih mudah.
Ketua Unit Layanan Disabilitas UNP Kediri, Novi Nitya Santi, menjelaskan salah satu bentuk layanan konkret yang akan segera diimplementasikan. “Mulai tahun depan, mahasiswa penyandang disabilitas akan mendapatkan pendampingan penuh dalam proses pendaftaran beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah,” ujarnya.
Novi menegaskan bahwa ULD akan memastikan setiap mahasiswa difabel yang memenuhi syarat dapat memperoleh hak beasiswanya. Langkah ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bentuk nyata komitmen kesetaraan pendidikan.
“Dengan pendampingan yang menyeluruh, kami berharap mahasiswa disabilitas memiliki motivasi dan kepercayaan diri yang sama dengan mahasiswa lainnya untuk meraih cita-cita setinggi-tingginya,” tambah Novi.
Novi juga mengungkapkan bahwa beberapa mahasiswa disabilitas di UNP Kediri telah membuktikan mampu berprestasi, baik di bidang olahraga maupun dalam dunia kerja. “Salah satunya bahkan berhasil lolos seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Kepegawaian Daerah Jawa Timur,” paparnya.
Salah satu penerima manfaat ULD adalah Safira, mahasiswi Pendidikan Ekonomi asal Tarokan, Kediri. Meski menyandang disabilitas fisik, Safira dikenal sebagai pribadi yang aktif berorganisasi dan kerap menorehkan prestasi sejak SMA.
Menurut Safira, kehadiran ULD memberikan dampak positif bagi kepercayaan dirinya. “Meski sempat canggung di awal kuliah, dukungan dari dosen dan teman-teman membuat saya cepat beradaptasi. Keberadaan ULD ini semakin membuat kami, mahasiswa disabilitas, lebih percaya diri karena mendapat pendampingan dan kemudahan akses, termasuk untuk beasiswa,” tuturnya.
UNP Kediri tercatat sebagai perguruan tinggi pertama di wilayah Karesidenan Kediri yang memiliki Unit Layanan Disabilitas resmi. Keberadaan program ini juga merupakan bagian dari hibah yang didukung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Dengan langkah strategis ini, UNP Kediri tidak hanya membuka akses pendidikan yang lebih luas, tetapi juga memastikan bahwa setiap mahasiswa, tanpa terkecuali, memiliki lingkungan yang mendukung untuk berkembang dan meraih prestasi. (Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri



















