TRENGGALEK - Ada syarat tak biasa bagi para calon pengantin yang hendak mengikat janji suci di Desa Sambirejo, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek. Setiap pasangan yang mengurus administrasi pernikahan diwajibkan melepas sepasang burung ke alam bebas sebagai upaya pelestarian lingkungan.
Aturan unik ini bukan sekadar imbauan, melainkan sudah tertuang secara resmi dalam Peraturan Desa (Perdes) Sambirejo Nomor 31 Tahun 2022. Ketentuan tersebut berlaku bagi seluruh calon pengantin yang mengajukan surat pengantar nikah atau formulir model N untuk diserahkan ke Kantor Urusan Agama (KUA).
Kepala Desa Sambirejo Karyanto menjelaskan, aturan penyeimbang ekosistem ini telah diterapkan sejak Perdes diterbitkan empat tahun lalu. Hingga September 2026, tercatat lebih dari 200 pasangan suami istri telah menjalankan tradisi ramah lingkungan tersebut. Artinya, diperkirakan sedikitnya 400 ekor burung kini telah berhasil dilepasliarkan ke ruang terbuka.
Pada agenda pelepasan massal terbaru, pihak pemerintah desa mengundang 21 pasangan yang melangsungkan pernikahan sepanjang periode Agustus hingga September. Sebanyak 15 pasangan di antaranya hadir langsung untuk menerbangkan unggas pilihan mereka.
Spesies burung yang dipilih umumnya adalah jenis derkuku dan puter. Kedua jenis unggas ini dinilai sangat adaptif dengan ekosistem Desa Sambirejo yang didominasi area persawahan serta perkebunan.
Program berbasis kearifan lokal ini mulai menunjukkan dampak positif terhadap lingkungan sekitar. Masyarakat setempat kini makin sering menjumpai keberadaan burung perkutut maupun derkuku yang berkeliaran bebas di permukiman hingga kawasan hutan desa.
Salah seorang calon pengantin, Bima Ramadhan, menyambut positif tradisi wajib ini. Menurutnya, melepas burung ke alam liar memberikan kesan tersendiri menjelang hari pernikahannya sekaligus menjadi kontribusi nyata bagi kelestarian alam desa.
Pemerintah Desa Sambirejo berkomitmen untuk terus mempertahankan regulasi ini secara berkelanjutan. Ke depan, program pelepasan satwa akan diperluas dengan aksi penanaman pohon buah-buahan di sepanjang tepi jalan desa dan area hutan untuk menjamin ketersediaan pakan burung di alam bebas. (Mochammad Herlambang)
Editor : JTV Kediri



















