JEMBER -
Fakultas Kedokteran Universitas Jember melantik dan mengambil sumpah 59 dokter baru di Auditorium Kampus Tegalboto, Jember, Selasa, 28 Juli 2026.
Pelantikan dipimpin Dekan Fakultas Kedokteran UNEJ, Dr. dr. Ulfa Elfiah, dan disaksikan pimpinan universitas, orang tua, serta rohaniwan dari masing-masing agama.
Dalam sambutannya, Rektor UNEJ Iwan Taruna meminta para dokter baru terus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau AI. Namun, ia menegaskan bahwa teknologi tidak dapat menggantikan empati dan sentuhan kemanusiaan seorang dokter.
Menurutnya, tugas dokter tidak hanya mendiagnosis penyakit, tetapi juga memahami pasien secara utuh dan mengambil keputusan berdasarkan ilmu pengetahuan, integritas, serta nilai kemanusiaan.
Para dokter baru juga diminta menjaga kepercayaan masyarakat, terus meningkatkan kompetensi, dan tidak ragu mengabdi di daerah yang masih membutuhkan tenaga kesehatan.
Dekan FK UNEJ menambahkan, sumpah dokter menjadi awal kehidupan profesional sekaligus landasan moral dalam menjalankan tugas. Tuntutan profesionalisme tenaga medis juga semakin tinggi setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Selain itu, FK UNEJ saat ini menantikan hasil akreditasi internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global, tanpa meninggalkan identitas sebagai dokter agromedis.
Perwakilan dokter baru, dr. Feby Triastiana Kurbaini, mengatakan gelar dokter merupakan hasil perjalanan panjang yang penuh perjuangan dan pengorbanan. Ia menegaskan bahwa dokter harus mampu mendengarkan, menguatkan, dan memberikan harapan kepada pasien.
Melalui pelantikan tersebut, 59 dokter baru FK UNEJ resmi memasuki masa pengabdian dengan tanggung jawab profesional, moral, dan kemanusiaan.
Editor : JTV Jember

















