SURABAYA - Jelang pelaksanaan SEA Games 2025 yang akan digelar di Thailand pada Desember mendatang, Pengurus Besar Federasi Olahraga Petanque Indonesia (PB FOPI) langsung bergerak cepat dengan memanggil enam atlet terbaik untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas). Timnas Petanque Indonesia pun dipatok target tinggi, yakni membawa pulang dua medali emas dari ajang bergengsi Asia Tenggara tersebut.
Enam atlet yang dipanggil terdiri dari dua atlet putri dan empat atlet putra. Mereka berasal dari berbagai daerah, yaitu tiga atlet asal Jawa Timur, dua dari Jambi, dan satu dari Aceh. Dengan jumlah tersebut, timnas hanya bisa mengikuti empat nomor pertandingan dari total 11 nomor yang dipertandingkan. Pasalnya, aturan SEA Games mengharuskan atlet hanya boleh turun di satu nomor dan tidak diperbolehkan merangkap.
Ketua Umum PB FOPI, Nur Hasan, menegaskan bahwa pihaknya tengah bernegosiasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) agar kuota atlet ditambah. Penambahan kuota dinilai penting untuk memperluas peluang Indonesia tampil di lebih banyak nomor.
“Target utama kami ada di nomor single putri. Sebelumnya atlet Indonesia sudah pernah meraih emas di level Asia. Kami optimistis peluang itu bisa terulang, bahkan medali perunggu yang pernah diraih juga bisa meningkat menjadi emas. Minimal satu atau dua medali emas menjadi target kami di SEA Games 2025,” ujar Nur Hasan.
Baca Juga : Indonesia Tuan Rumah Voli Dunia U-21, Menpora: Saatnya Berprestasi!
Saat ini, timnas Petanque Indonesia masih menjalani pemusatan latihan mandiri. Namun, pada September mendatang fasilitas latihan mereka akan semakin lengkap setelah pemerintah memfasilitasi Pelatnas resmi yang direncanakan berlangsung di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
PB FOPI berharap dengan persiapan matang, dukungan penuh dari pemerintah, serta tambahan kuota atlet, peluang Indonesia meraih medali emas di SEA Games Thailand semakin terbuka lebar. (Fadillah Putri)
Editor : M Fakhrurrozi