JEMBER - Aksi mahasiswa terjadi di lingkungan Universitas Jember pada Senin siang.
Aksi dilakukan karena adanya permasalahan dalam sistem penetapan UKT bagi mahasiswa baru jalur SNBP. Masalah ini bermula pada 20 April 2026 saat hasil UKT resmi dirilis. Namun, pada malam harinya sistem mengalami gangguan atau error.
Keesokan harinya, saat sistem kembali diakses, nominal UKT yang muncul justru berubah dan mengalami kenaikan. Sebagian mahasiswa baru diketahui mengalami kenaikan hingga satu sampai tiga tingkat.
Kondisi ini menimbulkan kebingungan di kalangan mahasiswa baru. Ketiadaan pernyataan resmi dari pihak rektorat membuat situasi semakin tidak menentu. Sejumlah mahasiswa bahkan disebut berniat mengundurkan diri karena merasa tidak sanggup membayar biaya yang ditetapkan.
Aksi mahasiswa ini menuntut adanya keterbukaan informasi terkait penyebab perubahan data UKT. Selain itu, mahasiswa juga meminta dilakukan audit dan verifikasi ulang terhadap penetapan UKT, serta penangguhan pembayaran hingga ada keputusan final.
Menanggapi hal tersebut, pihak Universitas Jember menyatakan akan melakukan verifikasi ulang secara faktual terhadap data mahasiswa. Kampus juga menjamin mahasiswa yang belum melakukan registrasi tidak akan gugur.
Selain itu, pihak kampus menyiapkan sejumlah skema solusi, di antaranya penyesuaian nominal UKT, pembayaran secara angsuran, serta penundaan pembayaran bagi mahasiswa yang membutuhkan.
Hingga saat ini, proses verifikasi masih berlangsung. Pihak kampus dan mahasiswa diharapkan dapat menemukan solusi terbaik agar hak pendidikan mahasiswa tetap terjaga.
Editor : JTV Jember



















