NGANJUK - Satlantas Polres Nganjuk pagi tadi berhasil mengamankan sekitar 30 motor yang digunakan untuk aksi balap liar di Jalan By Pass Begadung Nganjuk. Aksi balap liar yang dilakukan oleh sejumlah pemuda itu terjadi usai sholat Subuh dan telah meresahkan warga sekitar.
Beberapa warga setempat mengaku merasa terganggu dengan keberadaan pemuda-pemuda yang melakukan balap liar tersebut, dan meminta petugas untuk segera mengambil tindakan tegas.
“Kami merasa resah dengan aksi balap liar yang sering terjadi, apalagi dilakukan pada pagi hari setelah sholat Subuh. Kami berharap polisi segera turun tangan,” ungkap salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Mendapatkan laporan dari warga, petugas langsung menuju lokasi kejadian dan berhasil mengamankan kendaraan-kendaraan yang digunakan untuk balap liar. Sebagian motor yang diamankan juga dilengkapi dengan knalpot brong dan tidak memiliki spion, melanggar ketentuan yang berlaku.
Baca Juga : 50 Pembalap Liar Terjaring Operasi di Jalan Domas Trowulan Mojokerto
“Kami menggelar razia ini karena banyaknya laporan dari warga yang merasa resah akibat balap liar di wilayah ini. Kami ingin menegakkan ketertiban dan keamanan, serta mencegah hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan pengendara dan masyarakat sekitar,” ujar AKP Ivan Danara Oktavian, Kasat Lantas Polres Nganjuk.
Sebanyak 30 motor yang terlibat dalam aksi balap liar tersebut kini diamankan di Mapolres Nganjuk. Para pemilik motor dapat mengambil kendaraannya setelah Lebaran dengan menunjukkan surat-surat lengkap dan mengganti knalpot yang tidak sesuai standar.
Rencananya, razia balap liar ini akan terus digelar selama bulan puasa untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang lebih kondusif, serta mengurangi gangguan yang meresahkan masyarakat.
Baca Juga : Razia Balap Liar, Polisi Amankan Ratusan Motor Berknalpot Brong
“Kami akan terus melaksanakan razia untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi warga, terutama selama bulan Ramadan,” tambah Kasat Lantas. (Achmad Syarwani)
Editor : JTV Kediri