Menu
Pencarian

Sapa Warga Bulak Jaya, Ketua Komisi D Disambati Data Kemiskinan Tidak Merata

Portaljtv.com - Jumat, 27 Januari 2023 16:16
Sapa Warga Bulak Jaya, Ketua Komisi D Disambati Data Kemiskinan Tidak Merata
Reses anggota DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah

SURABAYA - Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah, mendapat sejumlah aspirasi saat menghelat reses tahun keempat masa persidangan kedua tahun anggaran 2023 di wilayah Bulak Jaya, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, kamis (26/1/23) malam.

Bertempat di Balai RW 15, aspirasi pertama datang dari pengurus kampung. Yakni, terkait data keluarga miskin yang belum merata. Dilaporkan banyak warga kurang mampu di Bulak Jaya yang tak lagi tercover bantuan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Rumah mereka luput stiker keluarga miskin. Padahal, puluhan warga itu sebelumnya mendapat intervensi.

"Masukan pertama terkait data kemiskinan. Ada banyak warga yang layak (menerima bantuan), tetapi tidak terjamah. Semestinya dapat bantuan, tetapi ini belum dapat. Kami di Komisi D bersama Dinsos Surabaya akan membahas permasalahan ini," ungkap Khusnul.

Selanjutnya, Kader Surabaya Hebat (KSH). berharap, ada penambahan anggaran untuk program pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita. Hal ini selaras dengan usulan Khusnul Khotimah, yang turut mendorong agar alokasi anggaran Rp. 5 rb per balita dinaikkan.

Baca Juga :   Gandeng Kejati Jatim, Pemkot Surabaya Serius Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Ketiga

"Pemkot mengalokasikan PMT Rp. 5 rb per balita. Bentuknya snack. Nah, sudah selayaknya dinaikkan menjadi Rp 6 rb atau Rp. 7 rb, karena dasar (bahan baku) pembuatan makanan juga mengalami kenaikan," terangnya.

Politisi perempuan PDI Perjuangan ini juga mendapat sambatan dari kalangan ibu-ibu dan bapak-bapak Bulak Jaya. Ternyata tidak sedikit warga setempat yang merindukan program Posyandu Lansia kembali digulirkan. Terutama di Kelurahan Wonokusumo.

Terakhir, Ning Kaka, sapaan karib Khusnul Khotimah, dihampiri secara khusus oleh seorang ibu penyandang tunanetra. Sekelumit kisah ibu tersebut diutarakan. Salah satunya mengenai tempat tinggal beliau yang membutuhkan intervensi Pemkot Surabaya.

Baca Juga :   Timur Tengah Memanas, Wali Kota Eri Imbau Warga Surabaya Tunda Pergi ke Luar Negeri

"Saya mendapati seorang ibu tunanetra. Beliau memohon bantuan agar kiranya rumah beliau dapat direnovasi melalui program Dandan Omah. Tetapi sayangnya, asetnya itu atas nama PT KAI, sehingga ini agak sulit untuk diusulkan," urai Ning Kaka.

Meski demikian, Ning Kaka memastikan akan menindaklanjuti dan mendorong pengurus kampung untuk membersamai. Selain via program Dandan Omah, opsi lain dapat mengajukan bantuan Rutilahu melalui Baznas Surabaya.

Reporter : Ayul Andhim

Baca Juga :   Cak Yebe Minta Pemkot Surabaya Tunda Penandaan Bangunan Terdampak Pelebaran Sungai Kalianak

Editor : Vita Ningrum 






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.