SURABAYA - Rektor UIN Ampel (UINSA) Surabaya resmi melantik pejabat untuk formasi Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, dan Ketua Satuan Pemeriksa Internal (SPI) periode 2026-2030. Pelantikan digelar di Ruang Rapat Lt. 9 Tower Teungku KH. Ismail Yakub Kampus A. Yani UINSA Surabaya.
Hadir dalam pelantikan ini, Ketua dan Sekretaris Senat, para Wakil Rektor, Kabiro, serta tenaga kependidikan dari unsur Kabag, Katim, dan Kasubtim di lingkungan UINSA Surabaya.
Rektor UINSA, Prof. Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D., dalam sambutan mengingatkan seluruh pejabat terlantik untuk mengesampingkan ego sektoral dan menghindari konflik internal yang tidak perlu.
Rektor menekankan bahwa jabatan yang diemban para pejabat terlantik bukanlah sarana untuk menyombongkan diri atau memupuk sekat elit dengan civitas akademika. Sebaliknya, amanah kepemimpinan merupakan tanggung jawab besar yang harus dipertanggungjawabkan di dunia dan akhirat.
"Pertama, saya tidak ingin mengucapkan selamat. Sebab ketika kita diberi amanah jabatan, kalimat yang paling tepat adalah Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Semua yang diberikan oleh Allah hakikatnya milik Allah dan akan kita pertanggungjawabkan," tegas Prof. Masdar di hadapan jajaran pimpinan serta pejabat terlantik.
Selain itu, dalam menghadapi dinamika di tingkat fakultas maupun unit kerja, Rektor menginstruksikan para dekan dan jajaran pimpinan untuk tampil layaknya orang tua yang mengayomi seluruh elemen kampus. Guru Besar Bidang Sosiologi ini meminta agar sikap like and dislike serta faksionalisme segera ditanggalkan demi menciptakan iklim kerja yang harmonis.
Filosofi kepemimpinan Jawa Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani pun digarisbawahi sebagai fondasi bertindak.
"Rangkul semuanyatendik, dosen, hingga mahasiswa. Kesampingkan primordialisme yang menghambat kinerja demi membangkitkan potensi lembaga," lanjutnya.
Soliditas internal yang kuat, menjadi modal penting bagi UINSA untuk memacu langkah menembus jajaran perguruan tinggi elit dunia melalui pemeringkatan Times Higher Education (THE) World Class University. Dimana fokus utama akan diarahkan pada penguatan kualitas riset dan publikasi internasional bereputasi tinggi.
"Tantangan kita di depan sungguh luar biasa besar. Kita harus bergerak cepat, fokus pada outcome riset standar internasional, dan buktikan bahwa UINSA siap bersaing di jajaran papan atas," pungkasnya.
Melalui sinergi penuh antara tingkat universitas, fakultas, hingga unit pelaksana teknis, UINSA optimis dapat mengukir lompatan signifikan dalam pemeringkatan internasional pada tahun-tahun mendatang.
Berikut nama-nama pejabat yang dilantik yaitu:
Dr. Imron Rosyadi, M.H., sebagai Dekan Fakultas Syariah dan Hukum
Dr. H. Hammis Syafaq, M.Fil.I., sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat
Prof. Dr. H. Achmad Muhibin Zuhri, M.Ag., sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
Dr. Hj. Lilik Hamidah, S.Ag., M.Si., sebagai Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Dr. Muzaiyana, S.Ag., M.Fil.I.,
Prof. Dr. Hj. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag., sebagai Dekan Fakultas Sains dan Teknologi
Prof. Drs. H. Nur Kholis, M.Ed.Admin., Ph.D., sebagai Dekanp Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Prof. Dr. Rubaidi, M.Ag., sebagai Dekan Fakultas Psikologi dan Kesehatan
Prof. Dr. H. Abd. Chalik, M.Ag., sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Dr. dr. Hj. Siti Nur Asiyah, M.Ag., sebagai Dekan Fakultas Kedokteran
Prof Dr. phil. Khoirun Niam., sebagai Direktur Pascasarjan
Prof. Dr. Hj. Husniyatus Salamah Zainiyati, M.Ag., sebagai Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM)
Prof. Dr. Kusaeri, M.Pd., sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), dan
Ahmad Yusuf, M.Kom., sebagai Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI). (*)
Editor : M Fakhrurrozi























