Kebutuhan penukaran uang kartal untuk Idulfitri 2026 di wilayah kerja Sekarkijang, yang meliputi sejumlah daerah termasuk Banyuwangi, mencapai Rp1,9 triliun. Layanan penukaran dapat diakses masyarakat melalui berbagai fasilitas yang disediakan Bank Indonesia Jember.
Kepala BI Jember, Iqbal Reza Nugraha, mengatakan kebutuhan uang kartal di wilayah Sekarkijang tahun ini tercatat sebesar Rp1,9 triliun. Angka tersebut mencakup kebutuhan penukaran uang oleh masyarakat serta transaksi tunai melalui ATM dan layanan perbankan.
"Untuk Sekarkijang, kebutuhan uang kartal yang kami siapkan sebesar Rp1,9 triliun. Dibandingkan tahun sebelumnya, terdapat peningkatan sekitar 1 persen," ujar Iqbal saat kunjungan kerja di Banyuwangi, Rabu (25 Februari 2026).
Iqbal menjelaskan, BI sebelumnya telah melakukan penyaluran uang kartal ke perbankan. Saat ini, layanan penukaran memasuki tahap II yang berlangsung mulai 26 Februari hingga 14 Maret 2026.
"Kami mencatat total frekuensi penukaran di wilayah kerja sudah sebanyak 91 kali. Pada tahap kuot telah terpenuhi," imbuhnya.
Ia menambahkan, proses penukaran uang dilakukan melalui aplikasi resmi BI, yakni PINTAR. Masyarakat yang ingin melakukan penukaran wajib mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi tersebut dan akan memperoleh tiket sebagai bukti registrasi.
"Nantinya masyarakat yang sudah mendaftar akan mendapatkan tiket. Tiket itu yang akan kami layani di kas keliling sesuai jadwal dan lokasi yang dipilih," jelasnya.
Handoko Khusumo
Editor : JTV Banyuwangi



















