JOMBANG - Usai melakukan pencarian dan pengejaran, Satuan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polres Tuban berhasil menangkap Jano (45), tersangka pembunuhan sekretaris Desa Sidonganti di tepi jalan Desa Hargoretno, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.
Pelaku yang merupakan warga Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, menyerahkan diri di Polsek Grabagan pada Selasa (24/10/2023) malam dengan membawa sebilah parang yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban.
Peristiwa sadis yang sempat menggegerkan warga ini ternyata dipicu masalah asmara. Tersangka tidak terima lantaran korban berselingkuh dengan istrinya sejak tahun 2019.
“Tersangka menyerahkan diri Polsek Grabagan, dari hasil pemeriksaan sementara kenapa pelaku melakukan pembunuhan diindikasi bahwa istri dari pelaku ini diduga berselingkuh dengan korban sehingga dendam,” ungkap AKBP Suryono, Kapolres Tuban.
Tersangka yang sudah merencanakan pembunuhan 2 hari sebelumnya, sengaja mengikuti korban yang hendak rapat di Kecamatan Kerek, Tuban. Kemudian tersangka menabrak korban hingga terjatuh dan membacok korban menggunakan parang hingga 7 kali di bagian kepala, tangan, dan badan.
“Di pertengahan jalan ditabrak oleh mobil pelaku setelah tertabrak pelaku keluar dari mobil, korban tidak sempat pingsan langsung lari ke ladang dan dikejar oleh pelaku dan dilakukan pembacokan, kurang lebih 7 kali pembacokan,” lanjut AKBP Suryono.
Kini polisi menyita sejumlah barang bukti, diantaranya parang, mobil pick up yang digunakan pelaku untuk menabrak korban, dan sebuah sepeda motor milik pelaku lain yang hingga kini masih dalam pengejaran petugas.
Akibat perbuatannya, tersangka kini tersangka harus mendekam dalam sel tahanan Mapolres Tuban dan dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.
Sebelumnya, sekretaris Desa Sidonganti, Kecamatan Kerek, Tuban itu ditemukan meninggal dunia di sebuah ladang yang ada di tepi jalan Kecamatan Montong-Kerek, Kabupaten Tuban pada Selasa siang. Korban yang sedang mengendarai sepeda motor ditabrak mobil pick up oleh pelaku, lalu dibacok berulang kali hingga tewas bersimbah darah. (Dziky Muhamad, Khusni Mubarok)
Editor : M Fakhrurrozi