LUMAJANG - Pelajar sekolah menengah atas yang menjadi pelaku penabrakan polwan mendatangi Mako Polres dengan didampingi orang tua dan guru. Pelajar yang masih di bawah umur tersebut meminta maaf kepada pihak kepolisian dan korban penabrakan, Aiptu Rima Mayangga Rivasari.
Tak hanya meminta maaf kepada korban, pelaku juga meminta maaf kepada kedua orang tuanya. Diketahui, selama ini pelaku memodifikasi kendaraan tidak sesuai spesifikasi tanpa sepengetahuan orang tua.
Pihak kepolisian mengedepankan upaya humanis dalam menangani peristiwa ini. Pelaku tidak dikenai sanksi maupun hukuman.
Pihak kepolisian menilai peristiwa penabrakan tersebut terjadi tanpa sengaja akibat kepanikan yang dialami pelaku saat razia berlangsung. Kepolisian mengimbau seluruh orang tua dan guru agar terlibat aktif dalam memberikan edukasi keselamatan berkendara serta melarang anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor sendiri.
Diketahui, insiden penabrakan polwan Aiptu Rima Mayangga Rivasari terjadi pada Senin, 26 Oktober 2026. Beruntung, korban tidak mengalami luka serius meskipun sempat terjatuh setelah tertabrak sepeda motor yang dikendarai pelaku.
Editor : JTV Jember























