BANGKALAN - Pasca ditemukannya minuman kaleng kedaluwarsa di Pasar Tradisional Ki Lemah Duwur beberapa waktu lalu, Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar modern.
Kepala Diskopumdag Kabupaten Bangkalan, Moh. Rasuli mengatakan sidak kali ini dilakukan di Hypermart Bangkalan Plaza (Banplaz), guna memastikan produk makanan dan minuman yang dijual aman dikonsumsi, khususnya menjelang dan selama bulan suci Ramadan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dai pengawasan dan pemantauan produk yang dijual di pasar modern,” kata Moh. Rasuli, Rabu (25/2/2026).
Petugas tidak hanya memeriksa tanggal kedaluwarsa produk, tetapi juga mengecek volume dan takaran sejumlah bahan pokok seperti beras dan minyak goreng dari berbagai merek yang diambil secara acak.
Menurut dia, langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga serta sesuai dengan regulasi dan standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Moh. Rasuli, menyampaikan bahwa secara umum produk yang dijual di Hypermart Banplaz dalam kondisi aman dan sesuai ketentuan. Namun, pihaknya sempat menemukan beberapa kaleng susu dan sarden dengan kondisi kemasan penyok. Produk tersebut langsung direkomendasikan untuk ditarik dari etalase dan diganti dengan kemasan yang layak.
“Produk yang dijual aman dan sesuai ketentuan dan hanya ada sebagian kecil seperti adanya kaleng susu dan sarden dalam kondisi penyok, sehingga saya meminta produk tersebut ditarik” ujarnya.
Sementara itu, Store Manager Hypermart Banplaz, Qattrunnada, menegaskan bahwa pihak manajemen telah menerapkan quality control secara ketat sebelum produk dipajang dan dijual kepada konsumen. Meski demikian, temuan produk dengan kemasan penyok menjadi bahan evaluasi agar pengawasan internal semakin diperketat ke depannya.
“Temuan sebagain kecil tadi akan menjadi bahan evaluasi kami ke depannya sehingga lebih baik lagi,” ujar Qattrunnada. (Moch. Sahid)
Editor : JTV Madura



















