Menu
Pencarian


Padang Savana Terbakar Hebat, Semua Pintu Masuk ke Wisata Bromo Ditutup Total

Farid Fahlevi - Sabtu, 8 Agustus 2026 23:45
Padang Savana Terbakar Hebat, Semua Pintu Masuk ke Wisata Bromo Ditutup Total
Kobaran api membakar hutan dan lahan di wisata Gunung Bromo, pada Sabtu (8/8/2026) malam. (Foto: Farid Fahlevi)

PROBOLINGGO - Kawasan Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, kembali dilanda kebakaran hebat pada Sabtu (8/8/2026) malam.

Kobaran api terlihat membesar dan menjalar di kawasan tebing hingga padang savana.

Tiupan angin kencang membuat api dengan cepat merambat dan membakar hamparan vegetasi kering di kawasan kaldera. Besarnya kobaran api membuat petugas gabungan kesulitan melakukan pemadaman dari jarak dekat karena kondisi dinilai membahayakan keselamatan.

Kobaran api bahkan terlihat melewati kawasan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) dan bergerak ke arah Lembah Watangan yang selama ini dikenal wisatawan sebagai kawasan Bukit Teletubies.

Baca Juga :   Viral! Turis China dan Driver Ojol Diintimidasi di Probolinggo, Diduga Sopir Angkutan Bromo

"Api terlihat membesar sejak Sabtu petang, pada malam sudah tidak terkendali," ujar Aldis, salah seorang warga.

Menurut Aldis, kondisi kebakaran pada Sabtu malam terlihat jauh lebih besar. Api yang membakar kawasan savana terlihat menyala dari kejauhan dan membuat kawasan Bromo tampak membara.

"Kobaran terlihat semakin besar dan membakar savana,"lanjutnya.

Petugas gabungan yang berada di lokasi langsung melakukan upaya penanganan agar api tidak semakin meluas. Namun, kuatnya angin dan kondisi medan membuat petugas tidak bisa sembarangan mendekati titik api.

Personel dari BPBD Jawa Timur, BPBD Kabupaten Probolinggo, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS), TNI-Polri, serta relawan dikerahkan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran.

Petugas berupaya menahan laju api agar tidak bergerak semakin jauh ke arah sisi barat atau Lembah Watangan.

Selain personel gabungan, informasi di lapangan menyebutkan kendaraan pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Probolinggo turut diterjunkan untuk membantu penanganan kebakaran.

Kondisi angin menjadi salah satu tantangan utama dalam penanganan kebakaran. Api dapat dengan cepat berpindah mengikuti arah angin dan membakar vegetasi kering yang berada di kawasan tersebut.

Di tengah kondisi kebakaran yang masih berlangsung, Balai Besar TNBTS mengambil langkah untuk menutup seluruh akses masuk kawasan wisata Gunung Bromo.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan surat pengumuman terkait penutupan seluruh pintu masuk kawasan Bromo. Penutupan berlaku mulai Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB.

'Mulai hari ini ditutup semua," kata Rudijanta saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi demi keselamatan wisatawan maupun seluruh pihak yang melakukan aktivitas di kawasan Bromo.

Dengan penutupan tersebut, wisatawan maupun pelaku jasa wisata untuk sementara dilarang memasuki kawasan Bromo hingga kondisi dinyatakan aman oleh petugas.

Tiket Online Akan Dijadwal Ulang BB-TNBTS juga memberikan perhatian kepada wisatawan yang sebelumnya telah membeli tiket masuk Bromo secara daring.

Pengunjung yang sudah memiliki tiket online tidak perlu khawatir. Tiket tersebut akan dilakukan penjadwalan ulang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pengelola kawasan.

Hingga Sabtu malam, petugas gabungan masih melakukan pemantauan terhadap pergerakan api. Upaya dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas ke kawasan lainnya.

Besarnya kobaran api dan kencangnya tiupan angin membuat proses pemadaman harus dilakukan secara hati-hati. Keselamatan personel menjadi prioritas utama dalam penanganan kebakaran kawasan Gunung Bromo.

Masyarakat dan wisatawan diimbau mematuhi penutupan kawasan serta tidak memaksakan diri memasuki area Bromo selama proses penanganan kebakaran masih berlangsung. (*)

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.