Menu
Pencarian


PAD Pariwisata Pacitan Kurang Rp2,7 Miliar, Akhir Tahun Jadi Tumpuan

JTV Pacitan - Kamis, 15 Oktober 2026 14:20
PAD Pariwisata Pacitan Kurang Rp2,7 Miliar, Akhir Tahun Jadi Tumpuan
Jelang akhir tahun, PAD sektor pariwisata Pacitan masih Rp2,7 miliar dari target Rp11, 8 miliar. (Foto:Edwin Adji)

PACITAN - Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Pacitan masih berupaya mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata sebesar Rp11,899 miliar pada 2026. Hingga pertengahan Oktober, realisasi pendapatan tercatat mencapai Rp9,194 miliar atau sekitar 77,27 persen dari target.

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Disparbudpora Pacitan, Erwanto, mengatakan masih terdapat kekurangan sekitar Rp2,705 miliar yang harus dipenuhi hingga akhir tahun. Pihaknya mengandalkan peningkatan pendapatan pada November dan Desember untuk mengejar target tersebut.

“Realisasi kita sudah mencapai Rp9.194.094.000. Sementara, kekurangannya kurang lebih Rp2,705 miliar dari target APBD Perubahan sebesar Rp11,899 miliar,” kata Erwanto Kamis, (15/10) siang.

Menurutnya, waktu yang tersisa sekitar dua setengah bulan menjadi kesempatan untuk mengoptimalkan pendapatan dari sektor pariwisata. Pada Oktober, Disparbudpora menargetkan pemasukan sekitar Rp710 juta. Hingga pertengahan bulan, pendapatan yang terkumpul mencapai sekitar Rp360 juta.

Baca Juga :   PAD Pariwisata Pacitan Kurang Rp2,7 Miliar, Akhir Tahun Jadi Tumpuan

“Kalau melihat capaian sampai pertengahan Oktober, kita optimistis target bulanan bisa tercapai. Mudah-mudahan sisa waktu yang ada bisa dimaksimalkan,” ujarnya.

Memasuki November, Disparbudpora memasang target pendapatan sekitar Rp700 juta. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan tren tahun-tahun sebelumnya yang biasanya berada di kisaran Rp500 juta.

Harapan untuk mendongkrak pendapatan adalah melalui kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) salah satu komunitas sepeda motor yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan kontribusi terhadap penerimaan daerah. “Biasanya tren pendapatan pada November sekitar Rp500 juta. Namun, kali ini kita targetkan sekitar Rp700 juta karena ada kegiatan Jamnas yang diharapkan bisa ikut menyumbang pendapatan,” jelas Erwanto.

Baca Juga :   Wisatawan Sambut Perbaikan Jalan Menuju Pantai Srau Pacitan

Sementara itu, Desember menjadi periode yang diharapkan memberikan kontribusi terbesar. Disparbudpora menargetkan pendapatan sekitar Rp1,5 miliar pada bulan tersebut, bahkan berharap bisa meningkat hingga Rp1,7 miliar menjelang akhir tahun.

Peningkatan kunjungan wisatawan pada momentum libur akhir tahun diharapkan menjadi salah satu pendorong tercapainya target PAD pariwisata. “Target Desember sekitar Rp1,5 miliar. Harapan kami bisa mencapai Rp1,7 miliar sehingga kekurangan target yang tersisa bisa terpenuhi,” tambahnya.

Di sisi lain, sejumlah destinasi masih menjadi penyumbang utama kunjungan wisatawan di Kabupaten Pacitan. Diantaranya Pantai Klayar, Pantai Watu Karung dan Pantai Srau. Pihaknya berharap tren kunjungan wisatawan pada akhir tahun terus meningkat sehingga dapat mendukung pencapaian target PAD sektor pariwisata Kabupaten Pacitan pada 2026. (Edwin Adji) 

Editor : JTV Pacitan





Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.