PROBOLINGGO - Meski Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 masih kurang tiga tahun lagi, Partai NasDem mulai memanaskan mesin politik. Ribuan pengurus dan kader dari Probolinggo Raya serta Pasuruan Raya mengikuti konsolidasi partai yang digelar di Gelanggang Olahraga Mastrib, Kota Probolinggo, Minggu (2/8/2026).
Konsolidasi tersebut dihadiri langsung Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai NasDem Hermawi Taslim, jajaran DPW NasDem Jawa Timur, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Probolinggo Dini Rahmania, serta pengurus NasDem dari Kota dan Kabupaten Probolinggo maupun Kota dan Kabupaten Pasuruan.
Dalam arahannya, Hermawi Taslim menegaskan konsolidasi dilakukan untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.
"Kalau struktur partai sampai tingkat ranting kuat, maka partai tidak akan mudah digoyang oleh siapa pun. Kekuatan partai itu dibangun dari bawah, bukan hanya dari pusat," ujar Hermawi Taslim.
Selain memperkuat organisasi, Hermawi juga mengingatkan seluruh kader yang duduk di lembaga legislatif agar terus hadir di tengah masyarakat dan menyelesaikan berbagai persoalan sesuai bidang tugasnya.
"Anggota DPRD kabupaten, kota, provinsi maupun DPR RI harus kreatif, inovatif, terus mendengar aspirasi masyarakat dan berupaya menyelesaikannya. Itulah cara menjaga kepercayaan publik kepada Partai NasDem," katanya.
Hermawi mengatakan target NasDem pada Pemilu 2029 adalah meningkatkan perolehan suara hingga masuk tiga besar partai politik nasional.
"Target kita jelas, bagaimana NasDem bisa naik kelas dan masuk tiga besar nasional. Itu membutuhkan kerja seluruh kader, bukan hanya pengurus pusat," tegasnya.
Saat disinggung apakah konsolidasi ini berkaitan dengan hasil survei elektabilitas presiden, Hermawi membantah adanya hubungan langsung.
"Survei itu dinamis, bisa berubah kapan saja. Yang paling penting bagi kami adalah memperkuat organisasi dan bekerja untuk masyarakat, bukan sibuk mengejar angka survei," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Probolinggo, Dini Rahmania, memasang target tinggi pada Pemilu Legislatif 2029. Ia optimistis NasDem mampu kembali merebut kursi pimpinan DPRD Kabupaten Probolinggo dengan raihan minimal 14 kursi.
"Target kami minimal 14 kursi DPRD Kabupaten Probolinggo sehingga NasDem kembali menjadi pimpinan dewan. Seluruh kader sudah mulai bergerak dari sekarang," kata Dini.
Anggota DPR RI Komisi VIII itu juga menyampaikan perjuangannya dalam mengawal hak-hak guru madrasah. Menurutnya, ratusan guru madrasah akhirnya menerima Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) setelah delapan tahun tertunda.
"Alhamdulillah ratusan guru madrasah akhirnya menerima haknya setelah delapan tahun tidak cair. Namun masih ada lebih dari 60 guru yang terus kami perjuangkan agar hak mereka juga segera diterima," ujarnya.
Dini berharap DPP Partai NasDem ikut mengawal persoalan pendidikan, khususnya penyelesaian hak guru madrasah yang hingga kini belum seluruhnya terselesaikan.
"Kami berharap DPP juga terus memberikan perhatian terhadap persoalan pendidikan, terutama hak guru madrasah yang belum sepenuhnya diterima," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, DPP Partai NasDem memberikan apresiasi kepada Dini Rahmania atas upayanya memperjuangkan pencairan tunjangan profesi bagi ratusan guru madrasah. Apresiasi tersebut dinilai sebagai bukti bahwa kader NasDem di parlemen harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat partai menyongsong Pemilu dan Pilpres 2029. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















