TULUNGAGUNG - Kelompok Tani Setia Tani di Kelurahan Karangwaru, Kabupaten Tulungagung, mengalami kerugian sekitar Rp25 juta setelah sebuah mesin diesel untuk pengairan sawah raib dicuri. Peristiwa itu kini ditangani Polsek Tulungagung Kota.
Mesin diesel yang merupakan sarana vital untuk memenuhi kebutuhan air saat musim kemarau itu disimpan dalam sebuah bangunan tembok berpintu besi bergembok. Lokasinya berada di area persawahan yang sepi, jauh dari permukiman warga, di sebelah Barat Dam Boyolangu.
Kejadian baru diketahui setelah seorang petani menemukan mesin tersebut sudah tidak ada di tempat penyimpanannya saat beristirahat di area sawah. Diduga, pencurian terjadi lebih dari empat hari sebelum dilaporkan ke pihak kepolisian.
"Dari pemeriksaan, tidak ada tanda kerusakan pada pintu atau bangunan. Gembok pintu masih terpasang, namun diduga sudah diganti oleh pelaku sehingga tidak menimbulkan kecurigaan," jelas Wijianto, Sekretaris Kelompok Tani Setia Tani Karangwaru.
Baca Juga : Mesin Diesel Irigasi Raib Digondol Maling di Tulungagung
Dalam aksi tersebut, hanya mesin diesel yang hilang, sedangkan pompa air masih berada di lokasi. Kondisi lokasi yang sepi diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Polsek Tulungagung Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengusut kasus ini.(Beny Setiawan)
Editor : JTV Kediri



















