PACITAN - Terik matahari dan suhu udara yang mencapai 32 derajat Celsius membuat cuaca di Kabupaten Pacitan terasa semakin panas. Kondisi tersebut ternyata membawa berkah tersendiri bagi para pedagang minuman dingin.
Seperti yang terlihat di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Sejumlah penjual minuman dingin tampak ramai diserbu pembeli yang ingin melepas dahaga di tengah cuaca terik.
Beragam varian minuman ditawarkan dengan harga terjangkau, mulai dari Rp5.000 hingga Rp8.000 per gelas. Pilihan rasa yang beragam membuat minuman dingin menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk menyegarkan tubuh di tengah aktivitas sehari-hari.
Riyanti, salah satu penjual minuman dingin, mengaku penjualannya meningkat sejak memasuki musim kemarau. Bahkan, omzet usahanya naik hingga 50 persen dibandingkan hari biasa.
Baca Juga : Festival Film Horor Pacitan 2026 Dongkrak Omzet Pedagang hingga 80 Persen
“Sejak musim kemarau ini, penjualan memang meningkat. Banyak orang mencari minuman dingin karena cuaca panas. Omzet bisa naik sampai 50 persen,” ungkap Riyanti Jumat, (16/10) siang.
Menurutnya, peningkatan penjualan cukup terasa ketika cuaca sedang terik, terutama saat siang hari. Pembeli datang silih berganti, mulai dari anak-anak, pelajar, hingga orang dewasa.
Dalam kondisi ramai, satu outlet miliknya bahkan bisa menghasilkan keuntungan hingga Rp500.000 dalam sehari.
Baca Juga : Polres Pacitan Usut Dugaan Penipuan Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan
“Kalau cuaca panas dan pembeli ramai, keuntungan bisa sampai Rp500.000 sehari dari satu outlet. Alhamdulillah, kondisi ini cukup membantu meningkatkan pendapatan,” tambahnya.
Ramainya pembeli juga dirasakan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Minuman dingin menjadi pilihan praktis untuk menghilangkan dahaga tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Salah seorang pembeli mengatakan, cuaca panas membuat dirinya lebih sering membeli minuman dingin saat beraktivitas.
Baca Juga : Kemarau Panjang, Dinkes Pacitan Ingatkan Warga Waspadai Hantavirus
“Kalau cuaca panas seperti sekarang, rasanya ingin minum yang segar dan dingin. Harganya juga masih terjangkau, jadi cocok untuk melepas dahaga,” ujar salah seorang pembeli.
Bagi pedagang, kondisi ini menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan di tengah musim kemarau. Sementara bagi masyarakat, segelas minuman dingin menjadi penyegar di tengah teriknya matahari. (Edwin Adji)
Baca Juga : Pemkab Pacitan Siapkan Skema Tiket Terusan Tiga Pantai Rp20 Ribu, Mana Saja?
Editor : JTV Pacitan























