PACITAN - Sejumlah bakal calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pacitan mengikuti forum diskusi perkenalan sekaligus penyampaian gagasan yang digelar oleh Cabang Olahraga (Cabor) Pacitan, Kamis (28/08) malam.
Dalam kegiatan tersebut hadir mantan Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono, Purnawirawan Polisi Sugeng Rusli Muslan, mantan atlet tinju sekaligus lawyer Danur Suprapto, serta pengusaha Pacitan Citra Margaretha. Sementara dua nama lain yang juga diundang, Baginda Rahadian Pratama dan Bagus Surya Pratikna, tidak hadir.
Forum ini menjadi ruang terbuka antara bakal calon dan pengurus cabor untuk saling menyampaikan masukan serta harapan terhadap kepemimpinan KONI dan memajukan olahraga Pacitan kedepannya.
Wakil Ketua Cabor Selancar Ombak Pacitan, Khoirul Amin, menegaskan bahwa Ketua KONI selanjutnya harus benar-benar hadir di lapangan, tidak hanya bekerja di balik layar. Ia juga meminta agar tidak ada lagi cabor yang dianaktirikan, termasuk perbaikan soal pendanaan yang selama ini sering menjadi polemik.
Baca Juga : Menuju Pemilihan Ketua KONI Pacitan, Gagasan Calon Mulai Mengemuka
Menanggapi hal tersebut, Danur Suprapto menekankan pentingnya kreativitas dalam membangun sumber pendanaan. “Berdasarkan Pasal 38 (2) AD/ART KONI tahun 2020, selain dari APBD, KONI bisa mengembangkan usaha-usaha yang sah. Sedangkan Pasal 4 ayat (3) menegaskan KONI adalah organisasi olahraga yang tidak berafiliasi politik dan bersifat nirlaba. Dari kerangka resmi ini bisa dibangun pintu inkam pendanaan untuk menghidupkan KONI,” jelasnya.
Sementara itu, Ronny Wahyono menyoroti pentingnya setiap cabor memiliki program kerja yang jelas. “Misalnya kebutuhan catur apa, gulat apa, hingga persiapan Porprov apa yang harus disiapkan. Semua harus direncanakan secara matang, "tegasnya.
Adapun Citra Margaretha menyampaikan komitmennya untuk mendukung kemajuan olahraga di Pacitan. Ia bahkan optimistis Pacitan bisa memiliki fasilitas olahraga prestisius seperti lapangan golf di masa mendatang.
Baca Juga : Razia Gabungan di Rutan Kelas II B Pacitan, Puluhan Barang Terlarang Disita Petugas
“Olahraga bukan hanya soal prestasi, tapi juga sarana untuk membangun kebanggaan daerah. Saya ingin KONI bisa menjadi rumah bersama bagi semua cabor, sekaligus membuka peluang Pacitan memiliki fasilitas olahraga yang lebih representatif, salah satunya lapangan golf. Ini tentu akan berdampak ganda, baik untuk atlet maupun untuk pariwisata Pacitan,” ujarnya.
Sementara ketua panitia penyelenggara, Samsuri, menjelaskan bahwa forum ini digelar untuk menampung gagasan para calon sekaligus meredam isu-isu di luar. “Intinya setelah pemilihan nanti jangan sampai ada gesekan negatif seperti kamu mendukung dia, saya mendukung ini, dan sebagainya,” ungkapnya. (Edwin Adji)
Editor : JTV Pacitan