SIDOARJO - Kepedulian terhadap sesama tidak selalu harus diwujudkan melalui bantuan besar. Hal sederhana yang dilakukan dengan tulus dan konsisten, seperti berbagi makanan, dapat meringankan beban mereka yang membutuhkan sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan dan kemanusiaan.
Seperti yang dilakukan Komunitas MAKSIFA di Sidoarjo. Komunitas yang berarti Makan Siang Bersama Duafa ini rutin menggelar kegiatan makan siang gratis bagi ratusan warga yang membutuhkan di Masjid Baitul Mukminin, Perumahan Puri Surya Jaya, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Kegiatan sosial ini dilaksanakan tiga kali dalam seminggu setelah salat Dhuhur. Para penerima manfaat berkumpul di selasar masjid untuk menikmati makanan dan minuman yang disediakan secara gratis.
Gerakan MAKSIFA telah berlangsung sejak 2021, saat pandemi Covid-19. Sejak itu, komunitas ini terus menjalankan kegiatan berbagi makanan dengan menyediakan ratusan porsi dalam setiap pelaksanaannya.
Penerima manfaat berasal dari berbagai kalangan, mulai dari penyapu jalan, petugas kebersihan, pedagang keliling, hingga pemulung. Mereka duduk bersama dan menikmati hidangan tanpa sekat, bersama warga sekitar.
Penggerak Komunitas MAKSIFA, Gus Yasin, mengatakan kegiatan berbagi makanan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan kaum duafa di sekitar masjid.
"Dasar kegiatan ini adalah kepedulian. Setelah pandemi Covid-19, kondisi ekonomi banyak orang cenderung terganggu. Karena itu, kami memfasilitasi mereka melalui penyediaan makanan gratis," ujar Gus Yasin.
Menurut Gus Yasin, bantuan makanan dengan nilai yang tidak terlalu besar tetap dapat memberikan manfaat apabila dilakukan secara rutin.
"Awalnya, kegiatan ini dilaksanakan setiap Jumat dan Sabtu. Sekarang kami menambahnya menjadi Rabu, Jumat, dan Sabtu. Program ini bertujuan membantu meringankan kebutuhan makan, terutama bagi mereka yang terdampak secara ekonomi setelah pandemi Covid-19. Di antaranya tukang sapu, pedagang keliling, petugas kebersihan, dan pemulung yang termasuk kaum duafa," terang Gus Yasin.
Untuk memperluas dampak kegiatan, komunitas MAKSIFA juga melibatkan UMKM lokal dan pedagang di sekitar masjid.
Dengan demikian, kegiatan berbagi ini tidak hanya membantu kaum duafa, tetapi juga memberi kesempatan kepada pelaku usaha lokal untuk memperoleh penghasilan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
“Setiap kali kegiatan berbagi digelar ada seratusan porsi makanan gratis yang kami sediakan. Menunya bervariasi dan cukup baik untuk dikonsumsi. Konsep kami adalah menggerakkan UMKM agar mereka juga mendapatkan penghasilan, meskipun tidak seberapa, dari program ini,” imbuh Gus Yasin.
Selain menyediakan makanan dan minuman untuk dikonsumsi di tempat, komunitas MAKSIFA juga menyalurkan santunan dan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan.
Melalui kegiatan tersebut, MAKSIFA menjalankan gerakan berbagi dengan melibatkan masyarakat dan membantu warga yang membutuhkan di lingkungan sekitar masjid. (*)
Editor : A. Ramadhan



















