JEMBER - 
Ma’had Al-Jamiah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember memperkuat sistem pembinaan mahasiswa sebagai bagian dari upaya mendukung rekognisi internasional kampus.
Penguatan tersebut dibahas dalam rapat kerja bertema “Transformasi Sistem untuk Menopang Rekognisi Internasional” yang berlangsung di Batu, Malang, pada 7–8 Juli 2026.
Rapat kerja diikuti pimpinan Ma’had, Wakil Rektor III, pengurus dan divisi Ma’had, unsur Humas UIN KHAS Jember, serta perwakilan mahasiswa atau santri.
Forum tersebut mengevaluasi berbagai aspek pengelolaan Ma’had, mulai dari jumlah pendaftar, perumusan visi, penguatan program pembinaan, peningkatan fasilitas, hingga strategi menarik minat mahasiswa untuk tinggal di Ma’had.
Berdasarkan data yang dibahas, jumlah pendaftar Ma’had mencapai 559 mahasiswa dan 87 santri lanjutan. Data tersebut menjadi dasar penyusunan strategi peningkatan kualitas layanan dan program pembinaan.
Ma’had Al-Jamiah tidak hanya diarahkan sebagai tempat tinggal mahasiswa, tetapi juga sebagai pusat pembentukan karakter, penguatan pengetahuan keislaman, pembiasaan ibadah, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
Sistem pembinaan Ma’had juga akan diintegrasikan dengan kegiatan akademik kampus. Integrasi dilakukan agar jadwal pembinaan santri dan perkuliahan dapat berjalan selaras tanpa saling mengganggu.
Sejumlah program unggulan yang akan diperkuat meliputi pembelajaran baca tulis Al-Qur’an, Nahwu-Sharaf, praktik ibadah, pembinaan akhlak, serta penguatan wawasan keislaman.
Program tersebut akan dilaksanakan menggunakan metode, target, dan sistem evaluasi yang lebih terstruktur sehingga perkembangan kemampuan santri dapat dipantau secara berkala.
Selain program pembinaan, peningkatan fasilitas, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan Ma’had juga menjadi perhatian. Kualitas fasilitas dinilai berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk tinggal dan mengikuti kegiatan pembinaan.
Ma’had Al-Jamiah UIN KHAS Jember juga akan memperkuat branding dan promosi melalui media sosial dengan melibatkan Humas kampus. Promosi akan menampilkan program unggulan, aktivitas santri, fasilitas, prestasi, serta manfaat mengikuti pembinaan di Ma’had.
Hasil rapat kerja tersebut selanjutnya menjadi dasar penyusunan program pembinaan pada periode akademik berikutnya. Setiap program akan dilengkapi jadwal pelaksanaan, pembagian tugas, indikator keberhasilan, dan mekanisme evaluasi.
Melalui transformasi sistem tersebut, Ma’had Al-Jamiah UIN KHAS Jember diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan mahasiswa yang berkarakter Islami, berprestasi, adaptif, dan memiliki wawasan global.
Editor : JTV Jember

















