NGAWI - Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) dalam program bantuan pangan di Kabupaten Ngawi bertambah. Bulog Cabang Madiun menargetkan penyaluran bantuan pangan untuk wilayah Ngawi tuntas hingga September mendatang.
Jumlah penerima bantuan pangan di Ngawi bertambah sebanyak 603 KPM. Dari sebelumnya 166.903 KPM, kini jumlah penerima meningkat menjadi 167.506 KPM.
Pimpinan Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, menjelaskan penentuan penerima bantuan pangan berdasarkan data dari pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Menurutnya, jumlah penerima bantuan di sejumlah daerah justru mengalami penurunan. Namun, kondisi berbeda terjadi di Ngawi yang mencatat adanya penambahan penerima.
Untuk periode penyaluran kali ini, bantuan pangan diberikan untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September. Setiap KPM mendapatkan 10 kilogram beras setiap bulan, sehingga total bantuan yang diterima selama tiga bulan mencapai 30 kilogram beras.
Secara keseluruhan, jumlah bantuan pangan yang disalurkan untuk Kabupaten Ngawi mencapai 5.025.180 kilogram atau sekitar 5.025 ton beras.
Agung menambahkan, sesuai kebijakan pemerintah pusat, bantuan pangan pada periode ini hanya berupa beras dan tidak disertai minyak goreng seperti pada periode sebelumnya.
Sesuai target Badan Pangan Nasional, proses penyaluran bantuan pangan tersebut ditargetkan selesai hingga September 2026.
Editor : JTV Madiun



















