SURABAYA - Program religi “Blusukan Padhange Ati Ramadan” yang tayang di JTV kembali hadir menyapa pemirsa dengan kajian penuh makna. Dalam episode yang berlangsung di Masjid Baiturrohim, Gunung Anyar, Surabaya, Sabtu (7/3/2026), KH Imam Chambali menyampaikan tausiah mengenai hakikat ujian hidup yang dialami setiap manusia. Ia menjelaskan bahwa kehidupan manusia tidak pernah lepas dari ujian, baik dalam kondisi senang maupun susah, karena keduanya merupakan bentuk ujian dari Allah SWT.
“Allah pasti akan menguji manusia dengan kesenangan dan kesusahan. Orang sering kuat ketika diuji kesulitan, tetapi banyak yang gagal ketika diuji kesenangan,” ujar KH Imam Chambali.
Ia mencontohkan, seseorang yang awalnya hidup sederhana lalu mendapatkan jabatan dan kekayaan terkadang justru tergoda melakukan perbuatan yang tidak benar, yang membuktikan bahwa kesenangan juga merupakan ujian yang berat.
Agar mampu menghadapi berbagai ujian kehidupan, KH Imam Chambali menekankan pentingnya umat Islam untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui zikir dan doa.
Baca Juga : KH Imam Chambali: Ujian Hidup Bukan Hanya Saat Susah, Justru Seringkali Saat Senang
“Cara menghadapi ujian yang pertama adalah banyak menyebut asma Allah. Membaca tasbih, tahmid, istigfar, dan selawat agar hati tidak menjadi keras,” jelasnya.
Selain zikir, beliau mengibaratkan hati manusia seperti tanaman yang membutuhkan siraman ayat suci Al-Qur’an agar tidak layu. Ia juga mengingatkan pentingnya sedekah sebagai ikhtiar batin untuk mengatasi kesulitan hidup. “Sedekah itu juga obat. Orang yang bersedekah dengan ikhlas, insyaallah Allah akan memberikan pertolongan,” tuturnya.
Selain mendekatkan diri kepada Allah, ia menegaskan bahwa manusia harus tetap berusaha atau berikhtiar karena doa dan usaha harus berjalan beriringan agar masalah dapat diatasi dengan baik. Kesabaran pun menjadi kunci utama agar seseorang tidak terjebak dalam tindakan gegabah yang merugikan diri sendiri saat ditimpa ujian. Di akhir acara, para jemaah diberikan kesempatan untuk berdialog mengenai berbagai persoalan hidup, mulai dari masalah rumah tangga hingga ekonomi.
Baca Juga : Peringati Nuzulul Qur’an 1447 H, DPD PDI Perjuangan Jatim Santuni Ratusan Anak Yatim
Melalui kajian ini, program “Blusukan Padhange Ati Ramadan” mengajak masyarakat untuk memaknai setiap peristiwa sebagai bagian dari perjalanan manusia, sehingga dengan zikir, doa, membaca Al-Qur’an, sedekah, ikhtiar, serta kesabaran, setiap ujian diharapkan dapat dihadapi dengan keteguhan iman. (Amellia Ciello)
Editor : Iwan Iwe



















