KEDIRI - Puncak peringatan Hari Anak Nasional atau HAN Kabupaten Kediri tahun 2026 berlangsung meriah di Convention Hall Simpang Lima Gumul. Sebanyak 700 anak dari berbagai wilayah hadir bersama orang tua dan guru untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang mengusung semangat pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Dalam perayaan kali ini, anak-anak tidak hanya hadir sebagai penonton atau penerima penghargaan. Mereka justru terlibat aktif menyukseskan acara, mulai dari menjadi master of ceremony atau MC, menyanyi, hingga memimpin doa. Keterlibatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan keberanian, bakat, dan potensi diri mereka secara langsung di hadapan publik.
Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa hadir mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan komitmen bersama dalam memenuhi hak serta memberikan perlindungan kepada anak.
Mengusung tema Sayang Anak Lindungi dan Bangun Masa Depan, pejabat yang akrab disapa mbak Dewi itu menegaskan bahwa anak merupakan generasi penerus sekaligus penentu masa depan bangsa. Menurutnya, menyayangi anak tidak cukup hanya melalui ucapan, tetapi harus diwujudkan dengan pemenuhan hak, pemberian kesempatan untuk berkembang, serta perlindungan dari kekerasan, diskriminasi, dan segala bentuk eksploitasi.
Baca Juga : Redam Protes Peternak, Kementan Gelontorkan Jagung SPHP dan Suntik Anggaran Rp 3,7 Triliun di Blitar
Wakil bupati itu berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan belaka. Momentum ini harus diwujudkan melalui tindakan nyata di tengah masyarakat.
"Harapan kami, peringatan Hari Anak Nasional ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Momentum ini harus diwujudkan melalui tindakan nyata dengan memastikan setiap anak mendapatkan haknya, terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi, serta memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang," ujar Dewi Mariya Ulfa. (Muhammad Zainurofi)
Editor : JTV Kediri



















