Menu
Pencarian


Kejurprov Wushu Jatim dan Open Nasional di Kediri Diikuti 1.306 Atlet

JTV Kediri - Sabtu, 17 Oktober 2026 07:26
Kejurprov Wushu Jatim dan Open Nasional di Kediri Diikuti 1.306 Atlet
Kejurprov Wushu dan Open Nasional di Tulungagung. (Foto: Beny Kurniawan)

KEDIRI - Sebanyak 1.306 atlet ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Wushu Jawa Timur Piala Ketua Umum Pengprov Wushu Jatim 2026 dan Kejuaraan Wushu Tingkat Nasional Piala Wali Kota Kediri 2026. Kejuaraan yang berlangsung di GOR Jayabaya, Kota Kediri, ini menjadi momentum pembinaan sekaligus penjaringan atlet berprestasi.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, menjadi tuan rumah kembali menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kota Kediri. Ia berharap kejuaraan tersebut dapat memotivasi anak-anak untuk terus mengembangkan potensi di cabang olahraga wushu. “Kami berharap dengan adanya kejuaraan ini bisa menjadi motivasi bagi anak-anak kita untuk terus meningkatkan potensinya di cabang wushu,” kata Vinanda.

Walikota termuda itu berharap para atlet tidak hanya mampu berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional, tetapi juga dapat menembus level internasional seperti yang telah ditunjukkan para seniornya.

Sementara itu, Wakil Ketua Harian Pengkot Wushu Kota Kediri Dedi Setiawan Priambodo menjelaskan, kejuaraan tersebut mempertandingkan dua nomor utama, yakni Taolu dan Sanda. Pada nomor Taolu terdapat sejumlah kategori, termasuk Kung Fu dan Wing Chun, dengan sekitar 27 nomor pertandingan.Sedangkan pada nomor Sanda, kelas yang dipertandingkan mulai 45 kilogram hingga 60 kilogram untuk putri serta 45 kilogram hingga 75 kilogram untuk putra.

" Untuk Kejurprov, peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Sementara Open Nasional Piala Wali Kota Kediri diikuti atlet dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Jakarta, Bali, dan Yogyakarta, "jelasnya.

Dedi menambahkan, jika wushu menjadi salah satu cabor unggulan Kota Kediri. Berkaca dari kejuaraan Porprov Jatim 2025 kemarin, Wushu Kota Kediri keluar sebagai juara umum kedua, yakni di nomor Sanda dengan 1 emas 3 perak, 4 perunggu, sedangkan taolu 1 perunggu.

Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia Jawa Timur Ali Affandi mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan ini sebagai bagian dari pembinaan atlet daerah. Menurutnya, wushu Jawa Timur telah menunjukkan prestasi di berbagai ajang, mulai dari Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga SEA Games. Atlet Jawa Timur juga berkontribusi memperkuat tim Indonesia di kompetisi internasional, termasuk meraih prestasi di Brazil.

"Wushu tidak hanya melatih kemampuan teknis olahraga, tetapi juga membentuk karakter dan kemampuan mengendalikan diri di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, "jelasnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih, ofisial, dan orang tua yang telah mendukung para atlet selama menjalani latihan. Dukungan tersebut dinilai penting bagi perkembangan dan prestasi atlet wushu. ( Beny Kurniawan )

Editor : JTV Kediri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.