Menu
Pencarian

Gubernur Khofifah Antar Pulang Dua Mahasiswa Asal Jatim ke Rumahnya

Portaljtv.com - Sabtu, 14 Maret 2026 19:45
Gubernur Khofifah Antar Pulang Dua Mahasiswa Asal Jatim ke Rumahnya
Gubernur Khofifah menerima dua mahasiswa Jawa Timur yang berhasil dipulangkan dari Iran, di Kantor PP Muslimat NU, Sabtu (14/3/2026). (Foto: Dok Pemprov Jatim)

JAKARTA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersyukur dua mahasiswa Indonesia asal Jawa Timur yang menempuh pendidikan tinggi di Iran berhasil dipulangkan dengan selamat sampai ke Indonesia.

Secara khusus, Gubernur Khofifah menerima dua mahasiswa Jawa Timur yang berhasil dipulangkan dari Iran, di Kantor PP Muslimat NU, Sabtu (14/3/2026).

Dua putra-putri asal Jember dan Malang itu adalah mahasiswa Fakultas Teknik Komputer Universitas QOM dan Fakultas Kedokteran Universitas Shiraz.

Setelah mendapatkan kesempatan evakuasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran akibat meningkatnya ketegangan dan konflik bersenjata di kawasan tersebut, keduanya dalam kondisi yang sehat dan selamat.

Baca Juga :   Gubernur Khofifah Luncurkan SPMB Jatim 2026, Jalur Domisili Dibuka Lebih Awal

“Alhamdulillah kami menerima kunjungan dua mahasiswa dari Jember dan Malang yang studi di Iran dan hari ini baru tiba di Indonesia,” kata Gubernur Khofifah.

“Terima kasih kepada Kemenlu yang sudah berhasil melakukan proses evakuasi warga Indonesia di Iran secara bertahap di tengah meningkatnya ketegangan dan konflik dikawasan Timur Tengah,” lanjutnya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menyebut, di tengah perkembangan situasi di Iran dan kawasan Timur Tengah, maka prioritas pemerintah Indonesia adalah memastikan keselamatan WNI yang berada di Iran.

Baca Juga :   Gubernur Khofifah Ajak Semua Pihak Siaga Hadapi Kemarau Serta Kebakaran Hutan dan Lahan

Ia menjelaskan, usai berhasil dievakuasi oleh KBRI Teheran dan tiba di Indonesia keduanya akan dibantu Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk melanjutkan perjalanan pulang ke daerah asal masing-masing lewat Badan Penghubung Daerah.

“Alhamdulillah kami telah berkoordinasi dengan Badan Penghubung Jawa Timur supaya bisa difasilitasi balik ke rumahnya masing-masing. Ini tahap ketiga dan malam ini akan ada yang datang lagi," terangnya.

“Semoga mereka bisa kembali dengan selamat dan selamat bertemu dengan keluarga dirumah,” pungkasnya.

Baca Juga :   Gubernur Khofifah Ajak Dirut Perhutani Perkuat Pengelolaan Kawasan Hutan di Jatim

Sementara itu, Dian, mahasiswa Kedokteran asal Malang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kemenlu dan Pemprov Jatim yang sudah memfasilitasi kepulangannya dari Iran menuju Tanah Air.

Ia menjelaskan, proses evakuasi dilakukan secara bertahap mulai KBRI di Teheran, KBRI Azerbaijan, kemudian dijemput Konjen Turki, lalu difasilitasi Kemenlu untuk balik ke Indonesia.

Baca Juga :   Gubernur Khofifah Terapkan WFH untuk ASN Pemprov Jatim Setiap Hari Rabu

“Jadi mulai Kemenlu, KBRI Teheran di Iran, terus KBRI Azerbaijan, kemudian sempat dijemput Konjen Turki, lalu difasilitasi Kemenlu untuk balik ke Indonesia. Habis itu dihubungkan ke Badan Penghubung Daerah untuk difasilitasi balik ke daerah masing-masing,” kata Dian.

“Alhamdulillah bisa bertemu Ibu Gubernur, difasilitasi juga pemulangannya balik ke Malang. Beliau sangat peduli dengan mahasiswa Jawa Timur yang studi di Iran, beliau memastikan supaya kami bisa pulang ke Malang dengan selamat,” pungkasnya.

Senada dengan Dian, Muhammad Baghir, mahasiswa Teknik Komputer Universitas QOM mengaku bersyukur berhasil dipulangkan ke Indonesia pasca ketegangan yang dialami Iran.

Baca Juga :   Gubernur Khofifah Larang ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran

“Terima kasih kepada Kemenlu, Pemprov Jawa Timur Ibu Khofifah yang sudah memfasilitasi kami kembali ke daerah asalh masing-masing dengan selamat dibantu Badan Penghubung Jawa Timur,” pungkasnya. (*)

Editor : M Fakhrurrozi





Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.