Menu
Pencarian


Gedung Sekolah Rakyat Ponorogo Belum Dibangun, 76 Siswa Baru Belajar Sementara di Madiun

JTV Madiun - Sabtu, 11 Juli 2026 14:57
Gedung Sekolah Rakyat Ponorogo Belum Dibangun, 76 Siswa Baru Belajar Sementara di Madiun
Sebanyak 76 siswa baru akan menjalani kegiatan belajar sementara di Sekolah Rakyat permanen Madiun karena gedung permanen di Ponorogo belum dibangun

PONOROGO - Sebanyak 76 siswa baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo akan menjalani kegiatan belajar mengajar sementara di Sekolah Rakyat permanen di Madiun. Kebijakan tersebut diambil karena pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Ponorogo hingga kini belum dimulai.

Pada tahun ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo menerima 76 peserta didik baru, terdiri atas 16 siswa jenjang SD, 30 siswa SMP, dan 30 siswa SMA.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo, Devi Tri Candrawati, mengatakan seluruh siswa baru akan dititipkan sementara di Sekolah Rakyat permanen Madiun karena kapasitas Sekolah Rakyat rintisan di Ponorogo sudah tidak mencukupi.

"Untuk sementara seluruh peserta didik baru akan belajar di Sekolah Rakyat permanen di Madiun. Hal ini dilakukan karena gedung permanen di Ponorogo masih dalam tahap persiapan pembangunan, sementara kapasitas sekolah rintisan yang berada di Sentra Industri Ponorogo sudah tidak memungkinkan untuk menampung tambahan siswa," ujar Devi Tri Candrawati.

Baca Juga :   Rumah Dinas Puskesmas Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Ia menjelaskan, meskipun proses pembelajaran berlangsung di Madiun, kurikulum, metode pembelajaran, dan sistem pendidikan yang diterapkan tetap sama dengan Sekolah Rakyat di daerah lain di Indonesia.

Selain itu, seluruh kebutuhan siswa selama berada di Madiun, mulai dari akomodasi hingga fasilitas pendukung pembelajaran, akan ditanggung oleh pemerintah sehingga peserta didik dapat mengikuti proses belajar dengan nyaman.

Untuk mendukung pembinaan siswa, Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo juga menugaskan enam orang wali asuh dan wali asrama yang berdomisili di Madiun. Mereka akan mendampingi siswa selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah tersebut.

Baca Juga :   Congkel Rolling Door, Pencuri Gasak Uang Rp500 Ribu di Toko Sembako Ponorogo

Sementara itu, sebanyak 109 siswa Sekolah Rakyat rintisan Ponorogo tetap menjalani proses pembelajaran di Gedung Sentra Industri Ponorogo. Adapun 76 siswa baru dijadwalkan berangkat ke Madiun pada 14 Juli 2026 untuk mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebelum memulai kegiatan belajar mengajar.

Pemerintah berharap pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Ponorogo dapat segera direalisasikan sehingga seluruh peserta didik nantinya dapat mengikuti pembelajaran di daerah asal.

Editor : JTV Madiun






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.