KOTA MADIUN - Calon jemaah haji asal Kota Madiun berpotensi diberangkatkan melalui Embarkasi Doho Kediri pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027. Rencana tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses pemberangkatan sekaligus mempermudah akses jemaah dari wilayah Madiun dan sekitarnya menuju Tanah Suci.
Sementara itu, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Madiun mulai melakukan verifikasi data terhadap 148 calon jemaah haji yang masuk dalam daftar alokasi awal keberangkatan tahun 2027.
Proses verifikasi dilakukan untuk memastikan kelengkapan administrasi para calon jemaah sekaligus mengantisipasi kemungkinan adanya jemaah yang menunda keberangkatan. Apabila terdapat jemaah yang menunda, maka nomor porsi berikutnya akan diajukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain verifikasi data, Kemenhaj Kota Madiun juga menyiapkan tahapan pembuatan paspor dan perekaman biovisa. Pembuatan paspor dijadwalkan mulai Agustus 2026, sedangkan perekaman biovisa bagi jemaah yang telah memiliki paspor masih menunggu jadwal dari pemerintah pusat dan otoritas Arab Saudi.
Baca Juga : Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Lepas 1.312 Jemaah Haji
Ketua Kementerian Haji dan Umrah Kota Madiun, Datik Ardiyah, mengatakan dari 148 calon jemaah haji yang masuk dalam daftar keberangkatan awal, terdapat sembilan jemaah kategori lanjut usia (lansia). Berdasarkan hasil pendataan, tiga orang masih dalam kondisi sehat, sedangkan enam lainnya telah meninggal dunia.
"Saat ini kami melakukan verifikasi terhadap 148 calon jemaah haji. Proses ini penting untuk memastikan data yang kami miliki benar-benar sesuai dengan kondisi terbaru, termasuk apabila ada jemaah yang menunda keberangkatan atau telah meninggal dunia sehingga hak keberangkatannya dapat dilimpahkan kepada ahli waris sesuai ketentuan," ujar Datik Ardiyah.
Ia menjelaskan, hak keberangkatan enam calon jemaah lansia yang telah meninggal dunia akan dialihkan kepada ahli waris dengan tetap mengacu pada nomor porsi yang berlaku.
Baca Juga : Melampaui Senja Menuju Baitullah: Kisah Mbah Sarmi, Calon Haji 90 Tahun Asal Madiun
Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga merencanakan pembukaan Embarkasi Doho Kediri pada musim haji 2027. Embarkasi tersebut diproyeksikan melayani jemaah dari wilayah Madiun, Kediri, Tuban, dan Bojonegoro.
"Apabila Embarkasi Doho Kediri mulai beroperasi pada musim haji 2027, tentu akan memberikan kemudahan bagi jemaah dari wilayah Madiun Raya. Proses pemberangkatan diharapkan menjadi lebih efisien, termasuk dengan skema akomodasi yang direncanakan menggunakan hotel seperti yang telah diterapkan di Embarkasi Yogyakarta," jelasnya.
Dengan adanya rencana pembukaan embarkasi baru tersebut, diharapkan pelayanan kepada calon jemaah haji di wilayah barat Jawa Timur menjadi lebih optimal. Selain memangkas waktu perjalanan menuju embarkasi, skema baru ini juga diharapkan meningkatkan kenyamanan jemaah selama proses keberangkatan menuju Tanah Suci.
Editor : JTV Madiun



















