KUDUS - Dua atlet pencak silat Jawa Timur harus dilarikan ke rumah sakit usai mengalami cedera saat bertanding dalam ajang PON Beladiri Kudus 2025. Keduanya adalah Diki Candra Kurniawan dan Chorina Zulyana. Sementara itu, dua atlet lainnya berhasil menembus babak final dan berpeluang merebut medali emas bagi kontingen Jawa Timur.
Diki dan Chorina langsung mendapatkan pertolongan medis dan dibawa ke RS Aisyah Kudus. Diki mengalami patah tulang pada lengan kanan akibat benturan keras saat bertanding.
“Sementara Diki terdiagnosa terkena fraktur tulang tangan kanan yang kini telah di gips,” jelas dr. Erytasha Mahdi Pratama, tim medis KONI Jatim.
Chorina sempat menjalani perawatan serupa namun hasil pemeriksaan menyatakan kondisinya stabil.
Baca Juga : Bidik Juara Umum Kejurnas, Kepengurusan ALTI Jawa Timur Resmi Dilantik di Jember
“Sedangkan Chorina sementara aman, hanya cedera lama yang kambuh dan sedang dalam rawat jalan,” lanjutnya.
Meski dua atlet cedera, Jawa Timur tetap menjaga asa emas setelah dua pesilat lainnya, Mujadidi Faizha Adhim dan Dajnalvin Rizqullah Fadillah, sukses melaju ke babak final. Mujadidi di kelas A menaklukkan Mochamad Dava Afif asal Jawa Barat, sementara Alvin di kelas G menang atas Albert Sembiring dari Sumatera Utara.
Adapun satu pesilat lain, Muhammad Ramadhani Wiyarta di kelas C, harus terhenti setelah kalah dari Muhammad Deva Nur Cahyo asal DKI Jakarta.
Baca Juga : Resmi Dilantik, Muhammad Nabil Kembali Nahkodai KONI Jatim Periode 2025-2029
Pelatih pencak silat Jawa Timur, Rudi Susanto, menyatakan tim sudah menyiapkan strategi pemulihan agar atlet tampil maksimal.
“Kami optimis di partai puncak siang ini, atlet bisa meraih kemenangan dan membawa pulang medali emas bagi kontingen Jawa Timur,” tegasnya.
Dengan dua atlet andalan yang kini telah mengamankan tiket final, kontingen Jawa Timur masih memiliki peluang besar untuk menambah pundi-pundi emas pada PON Beladiri 2025, meski harus kehilangan dua pejuang terbaik akibat cedera. (Fadillah Putri)
Baca Juga : KONI Jatim Hanya Kirim Atlet Standar Emas ke PON Beladiri Manado 2026
Editor : M Fakhrurrozi



















