Menu
Pencarian


Ditinggal Pemilik, Toko Pancing di Blitar Dibobol Maling, Joran hingga Reels Ludes

JTV Kediri - Rabu, 23 September 2026 15:06
Ditinggal Pemilik, Toko Pancing di Blitar Dibobol Maling, Joran hingga Reels Ludes
Sebuah toko peralatan pancing dan ikan hias di Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, disatroni pencuri. (Foto : Qithfirul Aziz)

BLITAR - Sebuah toko peralatan pancing dan ikan hias di Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, disatroni pencuri. Berbagai perlengkapan memancing seperti joran, reels, hingga aksesori lainnya amblas digondol pelaku yang menyusup masuk.

Aksi pembobolan ini terjadi saat kondisi rumah sekaligus toko tersebut sedang kosong. Sang pemilik, P. Min, diketahui tengah berada di kediamannya yang lain. Situasi sepi ini diduga sudah dipantau dan dimanfaatkan dengan leluasa oleh pelaku.

Pelaku masuk dengan cara merusak jendela samping rumah korban yang terhubung langsung ke salah satu kamar. Setelah berhasil masuk ke dalam kamar, pelaku kemudian menjebol pintu yang menjadi akses satu-satunya menuju area dalam toko pancing tersebut.

Di dalam toko, pelaku tidak hanya menguras berbagai peralatan pancing berharga. Uang tunai hasil penjualan selama satu hari penuh yang disimpan di dalam toko juga tidak luput dibawa kabur.

"Waktu itu toko memang sedang kosong karena saya berada di rumah yang satunya. Pas diketahui, pintu akses ke toko sudah jebol. Barang-barang seperti joran dan reels hilang, uang hasil jualan juga habis diambil," ungkap P. Min, sang pemilik toko.

Akibat peristiwa pembobolan ini, P. Min memperkirakan dirinya harus menanggung kerugian materiil yang tidak sedikit, yakni mencapai Rp 15 juta.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Garum langsung turun tangan melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan. Berdasarkan sejumlah petunjuk awal yang dikantongi petugas, dugaan sementara pelaku melancarkan aksinya seorang diri.

Kanit Reskrim Polsek Garum Aiptu Suparmin menjelaskan, pihaknya kini tengah memburu pelaku dan terus mendalami bukti-bukti di lapangan.

"Kami saat ini masih terus mencari dan mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Ini penting untuk memastikan identitas, ciri-ciri, serta arah pelarian pelaku," terang Aiptu Suparmin. (Qithfirul Aziz)

Editor : JTV Kediri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.