Menu
Pencarian


Diduga Keracunan Frozen Food Kantin, 23 Siswa SD di Sidoarjo Dilarikan ke RS

Bagoes Ri - Jumat, 7 Agustus 2026 22:53
Diduga Keracunan Frozen Food Kantin, 23 Siswa SD di Sidoarjo Dilarikan ke RS
Sebanyak 23 siswa SD Islam Ar Rahmah, Sukodono dilarikan ke IRD RS Assakinah Medika, Jumat (7/8/2026) malam. Puluhan siswa kelas 3 dan 4 tersebut diduga mengalami keracunan massal usai menyantap jajanan di kantin sekolah.

SIDOARJO - Sebanyak 23 siswa SD Islam Ar Rahmah, Sukodono, Sidoarjo, dilarikan ke Instalasi Rawat Darurat (IRD) RS Assakinah Medika, Jumat (7/8/2026) malam. Puluhan siswa kelas 3 dan 4 tersebut diduga mengalami keracunan massal usai menyantap jajanan di kantin sekolah.

Suasana ruang IRD RS Assakinah Medika mendadak ramai dipadati para orang tua murid yang panik mendampingi buah hati mereka. Sebagian besar siswa terlihat lemas dan langsung mendapatkan penanganan medis serta penambahan cairan infus.

Secara bergantian, para siswa dimasukkan ke dalam ruang tindakan medis dan laboratorium untuk menjalani proses pemeriksaan serta pengobatan intensif.

Berdasarkan pengakuan para murid, petaka ini bermula setelah mereka membeli dan mengonsumsi jajanan olahan jenis frozen food yang dijual di kantin dalam lingkungan sekolah.

"Rata-rata mengeluhkan sakit perut dan mules, terus badan rasanya lemas," kata salah satu siswi SD yang mendapat perawatan, Nazira.

Pihak RS Assakinah Medika mengonfirmasi bahwa dari hasil pemeriksaan medis awal, puluhan anak tersebut menunjukkan indikasi gangguan pencernaan akibat makanan.

"Dari hasil pemeriksaan awal oleh tim medis, 23 siswa ini mengalami infeksi pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh faktor makanan," terang Dokter Jaga IRD RS Assakinah Medika, dr. Ilham Muhammad Kevin.

Kasus dugaan keracunan massal di sekolah yang berlokasi di Dusun Lengki, Desa Suruh, Kecamatan Sukodono ini kini dalam penanganan intensif jajaran Polresta Sidoarjo.

Aparat kepolisian telah turun ke lokasi dan rumah sakit untuk mengumpulkan data serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Petugas juga mengamankan sampel sisa makanan yang dikonsumsi para siswa untuk dibawa dan diuji di Laboratorium Forensik (Labfor) guna memastikan penyebab pasti keracunan.

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.