PASURUAN - Kurang dari 24 jam, Polres Pasuruan Kota berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang menewaskan Tulus Widianto (41), seorang pengusaha travel di Kampung Jelak, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Pembunuhan sadis ini terjadi pada Senin (9/12/2024) malam, saat SA (37), tetangga korban, mendatangi rumah Tulus tanpa peringatan dan langsung menyerang korban dengan pisau dapur.
Menurut laporan, SA menikam korban sebanyak empat kali di bagian dada dan punggung. Korban yang menderita luka parah, mengalami pendarahan hebat di tempat kejadian. Warga yang terkejut segera melaporkan insiden ini ke pihak kepolisian dan membawa Tulus ke rumah sakit. Namun, korban tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.
Motif pembunuhan ini diduga kuat berawal dari rasa cemburu pelaku. SA mengaku bahwa istrinya pernah bekerja sebagai pembantu di rumah Tulus tiga tahun lalu, dan ia mencurigai adanya hubungan asmara antara korban dan istrinya. Perasaan cemburu yang menumpuk akhirnya memicu SA untuk melakukan tindakan nekat tersebut.
"Motif pembunuhan ini berakar dari perasaan cemburu. Pelaku merasa tersinggung dan marah setelah menduga istrinya memiliki hubungan dengan korban. Kami telah mengumpulkan bukti dan pelaku sudah kami amankan." ujar Kompol Andria Diana Putra, Waka Polres Pasuruan Kota, dalam konferensi pers, Selasa (10/12/2024).
Baca Juga : Pembunuhan Sadis Seorang Ayah oleh Tetangganya di Pasuruan
Polisi telah mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang digunakan pelaku serta pakaian pelaku dan korban saat peristiwa berlangsung. Pelaku SA kini diamankan dan dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Sementara, Tulus Widianto dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kelurahan Blandongan, Kota Pasuruan, diiringi oleh keluarga dan warga yang turut berduka atas kejadian tersebut.(Abdul Majid/Selvina Apriyanti)
Editor : Iwan Iwe