SITUBONDO - Nahas menimpa Mahfud, seorang buruh petik mangga asal Kabupaten Bondowoso. Ia tewas setelah diduga tersengat aliran listrik saat memanen mangga di pekarangan warga di Dusun Asta, Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, pada Senin (26/10/2026).
Kasi Humas Polres Situbondo Ipda Slamet Yuwono membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, korban diketahui merupakan pedagang mangga yang biasa membeli buah untuk kemudian dipanen.
“Sesuai laporan dari Polsek Arjasa, benar telah terjadi peristiwa tersebut. Korban merupakan pedagang mangga yang biasa membeli buah untuk dipanen,” ujar Slamet.
Peristiwa bermula ketika korban bersama dua rekannya hendak memanen mangga di lokasi kejadian. Setelah transaksi jual beli selesai, dua rekannya membantu dari bawah pohon, sedangkan Mahfud memanjat pohon untuk memetik buah.
Baca Juga : Kejari Musnahkan Narkotika dan Ribuan Pil
“Setelah transaksi jual beli selesai, korban bersama dua temannya berusaha memanen mangga. Dua orang berada di bawah untuk membantu, sementara Mahfud naik ke pohon,” terangnya.
Saat memanen, korban diduga tidak menyadari adanya kabel listrik terkelupas di sekitar pohon. Kabel tersebut diduga menyebabkan aliran listrik merambat ke bagian pohon hingga menyengat korban.
“Tanpa disadari, ternyata ada kabel listrik yang terkelupas di pohon mangga tersebut sehingga terdapat aliran listrik. Saat memanen mangga, korban tersengat aliran listrik,” lanjut Slamet.
Baca Juga : Hari Santri, Nasi Tabheg Satukan Santri dan Pemerintah
Mengetahui kejadian itu, warga dan rekan korban segera memberikan pertolongan dan membawa Mahfud ke puskesmas terdekat. Namun, korban meninggal dunia dalam perjalanan.
Polisi masih berkoordinasi dengan pihak PT PLN untuk memeriksa kondisi kabel listrik dan memastikan penyebab kejadian tersebut.
“Korban sempat dibantu masyarakat untuk dibawa ke puskesmas, tetapi meninggal dunia dalam perjalanan. Untuk memastikan penyebabnya, kami masih berkoordinasi dengan pihak PLN,” tutupnya. (Alifia Rahma)
Baca Juga : Santri Sukses Ternak Puyuh, Usaha Melesat
Editor : Iwan Iwe





















