KEDIRI - Berkunjung ke Kampung Inggris, Pare, Kabupaten Kediri, terasa kurang lengkap tanpa mencicipi kuliner khas setempat. Salah satunya adalah bubur kacang hijau yang dimodifikasi dengan beragam topping kekinian, sehingga digemari kalangan Generasi Z.
Bubur kacang hijau, yang identik dengan menu tradisional bernuansa nostalgia, kini hadir dengan wajah baru di kawasan tersebut. Di tangan Umi Nadia, pemilik Bubur Kacang Ijo Bu Umi, sajian ini justru menjadi favorit anak muda dan pelajar dari berbagai daerah.

Kedai yang baru beroperasi sekitar dua bulan itu sukses menarik perhatian berkat inovasi topping yang modern tanpa menghilangkan cita rasa autentik. Umi Nadia mengungkapkan, ide usaha ini berawal dari kerinduannya pada masakan ibu.
“Saya melihat peluang karena Kampung Inggris dipenuhi ribuan pelajar dari berbagai daerah, namun sulit menemukan bubur kacang hijau,” ujarnya.
Inovasi tersebut terbukti tepat sasaran. Bubur yang biasanya disajikan polos, kini dikombinasikan dengan topping seperti es krim, Oreo, durian, dan nangka.
Salah satu pelanggan, Syahkal, pelajar asal Ambon yang telah enam bulan belajar di Pare, mengaku hampir setiap sore membeli bubur di kedai tersebut.
“Kombinasi rasa tradisional dengan sentuhan modern membuat bubur ini relevan bagi Gen Z. Rasanya seperti pulang ke rumah,” katanya.
Bubur Kacang Ijo Bu Umi menawarkan sekitar 10 varian menu, dengan topping original, nangka, durian, es krim, hingga spesial yang berisi semua topping. Harga per porsi rata-rata dimulai dari Rp16.000. (M. Zainurofi)
Editor : JTV Kediri



















