SURABAYA - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah,BPDB Kota Surabaya mengevakuasi seorang warga obesitas yang minta untuk dirujuk ke rumah sakit. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena warga Pandugo Rungkut Surabaya ini mengalami obesitas dengan bobot badan lebih dari 200 kilogram. Dibutuhkan lebih dari enam orang untuk mengangkatnya dari dalam rumah ke ambulans.
Suasana proses evakuasi seorang warga yang mengalami obesitas. Petugas BPBD Kota Surabaya mendapat laporan permintaan bantuan medis langsung datang rumah warga di kawasan Pandugo, Rungkut, Surabaya, pada Rabu malam. Di rumah warga, petugas diminta untuk membantu evakuasi pria bernama Galih Rahman yang tengah sakit untuk dibawa ke rumah sakit.
Kondisi pria berusia 32 tahun ini tidak kuat berjalan karena mengalami obesitas dengan berat badan lebih dari 200 kilogram. Proses evakuasi yang bertuju untuk membawa Galih dari dalam rumah ke ambulans berlangsung dramatis. Bahkan tandu penyelamat terpaksa didorong di lantai karena beresiko jika digotong.
Menurut keterangan petugas BPBD Kota Surabaya, Faruk Arya, pria tersebut mengeluh sakit perut karena tidak bisa buang air besar. namun kondisi tubuh yang memiliki berat hingga 200 kilogram ini sempat menyulitkan proses evakuasi.
Baca Juga : 5 Mall terpopuler, terbesar di Surabaya.
“Kami dapat laporan dari Command Center bahwasanya ada pasien yang ingin kerumah sakit namun tidak bisa dikarenakan bobot dan kondisinya tidak memungkinkann yakni kurang lebih 200 kilo.Pasien sendiri awal mulanya mengeluh sakit pada perut. Jadi pasien kesulitan untuk BAB,” terangnya.
Dibutuhkan lebih dari enam orang untuk bisa mengangkat tubuh pria tersebut ke dalam ambulan. Pria obesitas ini selanjutnya dibawa petugas BPBD Kota Surabaya ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis. (Renata)
Baca Juga : BPBD Surabaya Bantu Evakuasi Warga Obesitas Untuk Dirujuk Ke Rumah Sakit
Editor : M Fakhrurrozi

















