TUBAN - Sebuah bengkel sepeda motor di jalan Pantura, Kabupaten Tuban, ludes dilalap si jago merah. Api dengan cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar seperti ban dan suku cadang. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materil ditaksir mencapai 700 juta rupiah. Berikut informasi selengkapnya untuk anda.
Amukan si jago merah ini melanda bengkel sepeda motor milik Joko Suwarno, warga Desa Compreng, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Kamis sore.
Peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul 16.15 WIB, tepat setelah operasional bengkel ditutup. Bangunan dua lantai berukuran empat kali delapan meter ini, ludes dilalap api dengan cepat.
Material bengkel yang didominasi ban motor, suku cadang, serta peralatan mudah terbakar, membuat api kian sulit terkendali. Asap hitam pekat yang menyelimuti lokasi, memaksa warga sekitar berhamburan menjauh untuk menyelamatkan diri.
Baca Juga : Cocofiber Siap Ekspor Ludes Terbakar, Gudang Sabut Kelapa di Blitar Dilalap Api
Salah satu karyawan bengkel, Rois, menuturkan, dirinya baru saja mengunci pintu bengkel saat warga berteriak melihat kepulan asap. Meski dalam kondisi panik dan api terus membesa. Rois sempat bernekat masuk ke dalam ruangan untuk menyelamatkan kendaraan milik pelanggan.
Rois, karyawan bengkel menerangkan bahwa api sudah menjadi besar ketika Rois dan Joko (pemilik) sudah datang. Mereka hanya berhasil menyelamatkan satu motor pelanggan.
“Kronologinya bengkel sudah ditutup. Setelah itu, ada orang bilang kalau ada asap. Saya dan bosnya langsung kesitu, tapi apinya sudah besar. Motor orang yang bisa diselamatkan Cuma 1,” terangnya.
Baca Juga : Diduga Diang Picu Kebakaran, 7 Kambing Hangus di Magetan
Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Rengel,Babat, dan Tuban diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan amukan api. Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan titik api sebelum merembet ke pemukiman warga.
AKP Narko, Kapolsek Widang Tuban menjelaskan bahwa pihak kepolisian mendaptkan laporan pada pukul 15.00 WIB. Dan penyebab kebakaran mungkin disebabkan oleh konsleting listrik dari dalam.
“Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Namun secara dugaan, mungkin ada aluran konsleting listrik. Untuk kejadian, kami baru mendapat laporan pada pukul 15.00, saat kami sedang mendampingi bapak Kapolres. Begitu kami dapat info ini, kami langsung menuju ke TKP. Dan bengkel ini sudah dalam keadaan terbakar,” jelasnya.
Baca Juga : Gudang Kosong di Rejomulyo Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab
Hingga kini, garis polisi telah dipasang di lokasi kejadian. Pihak kepolisian masih melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, termasuk mendalami sumber api yang diduga berasal dari tumpukan ban di dalam bengkel.
Meski tidak ada korban jiwa dalm kebakaran ini, kerugian material ditaksir mencapai 700 juta rupiah. (Dziky Muhamad)
Editor : M Fakhrurrozi



















