TUBAN - Kecelakaan lalu lintas hebat mengguncang jalur pantai utara (Pantura) Kabupaten Tuban, Kamis malam. Insiden adu banteng antara dua truk tersebut membuat arus lalu lintas dari kedua arah lumpuh total, dengan antrean kendaraan mengular hingga tiga kilometer selama proses evakuasi berlangsung.
Kecelakaan terjadi di ruas Jalan Tuban-Pakah, Kecamatan Semanding pada Kamis, (06/08/2026). Peristiwa bermula ketika sebuah truk bulk bermuatan semen oleng saat hendak mendahului kendaraan lain di depannya. Truk tersebut kehilangan kendali hingga terguling dan masuk ke lajur berlawanan, tepat saat sebuah truk tronton melaju dari arah berlawanan.
Truk bulk bernomor polisi F-9460-FF yang dikemudikan Suwito (43), warga Kasiman, Bojonegoro, akhirnya bertabrakan keras dengan truk tronton bernomor polisi S-8418-UE yang dikemudikan Ahmad (40), warga Gresik. Benturan keras membuat kedua kendaraan ringsek parah, bahkan sopir truk bulk sempat terjepit di dalam kabin dan membutuhkan proses evakuasi khusus sebelum akhirnya dilarikan ke Puskesmas Plumpang guna mendapatkan penanganan medis.
Selain evakuasi korban, petugas gabungan bersama warga sekitar juga harus bekerja ekstra membersihkan tumpahan semen yang menutupi sebagian badan jalan, sebelum kendaraan derek dikerahkan untuk menarik truk yang terguling.
Baca Juga : Truk Muat Bata Ringan Seruduk Tronton di Probolinggo, Dua Kernet Tewas
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polresta Tuban, Ipda Rizky Dwi P., menjelaskan bahwa diduga kuat kecelakaan terjadi akibat sopir truk bulk tidak mampu menguasai kendaraannya.
“Malam hari ini melaksanakan evakuasi, di mana truk yang dikemudikan atas nama Suwito tadi sore mengalami celaka dengan menabrak truk yang memuat semen. Truk dari arah timur ke barat mengalami oleng, diduga sopir tidak menguasai kendaraan, akhirnya menabrak kendaraan truk bulk sehingga terguling ke arah kanan. Untuk saat ini kita bersama Unit Rajawali mengevakuasi truk, kami upayakan tercepat untuk kita laksanakan evakuasi,” ujarnya.
Proses evakuasi berlangsung hingga empat jam lamanya, mengingat posisi truk yang melintang di tengah badan jalan sehingga menyulitkan proses pengangkatan. Akibatnya, arus lalu lintas dari kedua arah lumpuh total dan kendaraan menumpuk cukup panjang.
Guna mengurai kepadatan tersebut, petugas Satlantas Polresta Tuban memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup jalur, hingga kondisi arus lalu lintas di jalur Pantura Tuban kembali normal. (*)
Editor : M Fakhrurrozi

















