MICHIGAN - Abdul El-Sayed, politikus Partai Demokrat, mencetak sejarah setelah memenangi pemilihan Senat Amerika Serikat (AS) dari negara bagian Michigan. Kemenangan tersebut menjadikannya Muslim pertama yang terpilih sebagai anggota Senat AS. Hasil pemilihan diumumkan pada Rabu (4/11/2026) kemarin.
Berdasarkan data penghitungan suara yang tercantum dalam naskah, El-Sayed meraih 52,17 persen suara atau 2.354.388 dukungan. Ia mengungguli kandidat Partai Republik, Mike Rogers, yang memperoleh 45,83 persen suara. Kemenangan itu sekaligus mempertahankan kursi Partai Demokrat di Michigan setelah Senator Gary Peters memutuskan pensiun.
Perjalanan El-Sayed menuju kursi Senat tidak lepas dari berbagai serangan bernuansa Islamofobia. Presiden Donald Trump dan Mike Rogers, misalnya, melontarkan tuduhan terkait dugaan keterkaitannya dengan kelompok ekstremis. El-Sayed membantah tuduhan tersebut.
Di tengah serangan itu, El-Sayed tetap melanjutkan kampanyenya dan mendapat dukungan dari sejumlah tokoh progresif Partai Demokrat, termasuk Bernie Sanders dan Alexandria Ocasio-Cortez.
Baca Juga : Dua Harimau Sumatera Lahir di Fort Worth Zoo Texas, Namanya Bawa Identitas Indonesia
Pandangan El-Sayed mengenai konflik Palestina-Israel juga menjadi salah satu sorotan selama kampanye. Ia secara terbuka mengkritik bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel dan menyebut operasi militer Israel di Gaza sebagai genosida.
Dalam pidato kemenangannya, El-Sayed berjanji akan menjalankan amanah sebagai senator dengan integritas dan dedikasi. Ia dijadwalkan mulai bertugas di Kongres AS pada Januari 2027.
Profil Abdul El-Sayed
Baca Juga : Perang AS-Iran Telan Rp670 Triliun, Biaya Naik Rp52 Triliun Tiap Bulan
Abdul El-Sayed merupakan politikus, dokter, dan ahli epidemiologi berusia 42 tahun. Sebelum terjun ke Senat, ia pernah menjabat sebagai pejabat kesehatan masyarakat di Michigan. Ia juga dikenal sebagai salah satu figur yang dekat dengan kelompok progresif di Partai Demokrat.
Dalam agenda politiknya, El-Sayed mengusung sejumlah isu, antara lain menekan biaya hidup keluarga pekerja, memperluas akses layanan kesehatan melalui program Medicare for All, serta membatasi pengaruh perusahaan besar dalam politik Amerika Serikat.
Kemenangan El-Sayed menjadi catatan sejarah bagi keterwakilan Muslim di lembaga legislatif tertinggi Amerika Serikat. (Tengku Abdillah Ayyub)
Editor : Iwan Iwe

















