NGAWI - Kebakaran terjadi di area gudang pakan ternak di Jalan Ahmad Yani, masuk Desa Beran, Kabupaten Ngawi. Api membakar tumpukan ban bekas hingga menimbulkan kepulan asap hitam tebal dan membuat warga sekitar panik.
Kobaran api yang cukup besar bahkan nyaris merambat ke permukiman warga dan sejumlah truk yang tengah terparkir di sekitar lokasi. Warga kemudian berupaya memindahkan kendaraan ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko kebakaran meluas.
Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Ngawi dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Petugas sempat mengalami kesulitan karena material yang terbakar berupa karet ban, sehingga api cukup sulit dipadamkan dan menghasilkan asap tebal.
Salah seorang warga, Heru, mengatakan kebakaran diduga bermula dari pembakaran rumpun bambu di luar pagar gudang. Api kemudian merambat hingga mengenai tumpukan ban bekas yang berada di dalam area gudang.
“Awalnya diduga dari pembakaran rumpun bambu di luar pagar. Kemudian api merambat sampai ke tumpukan ban. Waktu kejadian gudang sedang kosong karena libur,” kata Heru.
Menurut Heru, warga sempat khawatir api merambat ke kendaraan yang terparkir maupun permukiman di sekitar lokasi. Warga pun berupaya melakukan antisipasi dengan memindahkan kendaraan dari area yang berdekatan dengan titik kebakaran.
“Warga langsung berusaha memindahkan kendaraan karena khawatir api merambat. Untungnya api tidak sampai menyambar kendaraan maupun rumah warga,” ujarnya.
Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kobaran api setelah mengerahkan dua unit mobil pemadam serta satu armada tangki suplai air.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian bagi warga, terutama di tengah kondisi musim kemarau. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran sampah, rumpun bambu, maupun material lain secara sembarangan karena api dapat dengan mudah merambat dan memicu kebakaran yang lebih luas.
Editor : JTV Madiun



















