Menu
Pencarian

Tol Probowangi Gending-Kraksaan Difungsikan Fungsional Saat Arus Mudik Lebaran

Farid Fahlevi - Selasa, 25 Februari 2025 13:33
Tol Probowangi Gending-Kraksaan Difungsikan Fungsional Saat Arus Mudik Lebaran
Jalan tol Probowangi Gending-Kraksaan Probolinggo. (Foto: Farid Fahlevi)

PROBOLINGGO - Proses pengerjaan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) tahap 1 Probolinggo-Besuki terus dikebut. Saat ini, pengerjaan sudah mencapai 73,53 persen.

Sementara progres pengerjaan jalan tol Gending-Kraksaan, Kabupaten Probolinggo sudah hampir selesai. Rencananya jalan tol Gending-Kraksaan bisa digunakan fungsional saat arus mudik lebaran.

Diketahui, pengerjaan jalan tol Probowangi tahap 1 dibagi menjadi 3 paket. Paket 1 Gending-Kraksaan, paket 2 meliputi Kraksaan-Paiton dan paket 3 Paiton-Besuki.

Direktur Utama PT Jasamarga Probolinggo-Banyuwangi Adi Prasetyanto mengatakan, untuk pembebasan lahan hingga 16 Februari 2025, PT JPB mencatat progres telah mencapai 99,55%.

Menurutnya, sesuai dengan Permenko Perekonomian No. 9 Tahun 2022, pembebasan lahan dan pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi difokuskan pada ruas Probolinggo-Besuki.

"Pembangunan tol ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mewujudkan konektivitas merata di seluruh Indonesia, yang menjadi salah satu prioritas dalam agenda Asta Cita. Dengan selesainya Tahap I, kami optimis dapat mendukung penguatan ekonomi wilayah Jawa Timur sekaligus mengurangi kesenjangan infrastruktur antar wilayah. Secara keseluruhan, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 175,4 km terbagi menjadi dua Tahap Pembangunan. Sesuai dengan kebijakan pemerintah, saat ini baru dilaksanakan tahap Gending-Besuki sepanjang 50 km,” ujar Adi. Selasa (25/2/2025).

Adi menambahkan, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi tidak hanya memperlancar arus logistik dan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi katalisator pengembangan sektor pariwisata, pertanian, dan industri di kawasan Tapal Kuda (Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Lumajang, Pasuruan, Situbondo, Probolinggo).

"Ditargetkan untuk pengerjaan jalan tol Seksi 1 (Gending-Kraksaan) selesai pada bulan Maret 2025 yang akan datang. Hal ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk mempercepat transformasi ekonomi berbasis infrastruktur berkelanjutan," tambahnya.

Dengan hampir rampungnya pengerjaan Seksi 1, pada arus mudik libur Hari Raya Idul Fitri 2025 bisa digunakan fungsional.

"Kami bersama kontraktor pelaksana, konsultan pengawas dan konsultan pengendali mutu akan memastikan keselamatan keteknisian konstruksi, keselamatan dan kesehatan kerja, keselamatan publik hingga keselamatan lingkungan. Kami juga menjaga TKDN dalam proyek ini," pungkasnya.

Seperti diketahui pembangunan Tahap I Probolinggo-Besuki nantinya akan memiliki tiga Gerbang Tol (GT), yaitu GT Kraksaan, GT Paiton, dan GT Besuki. Selain itu juga akan memiliki 3 buah simpang susun (SS) yaitu SS Kraksaan, SS Paiton dan SS Besuki.

Secara keseluruhan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi terbagi atas tujuh seksi, yaitu Seksi 1 Gending-Kraksaan (12,88 km), Seksi 2 Kraksaan-Paiton (11,20 km), Seksi 3 Paiton-Besuki (25,60 km), Seksi 4 Besuki-Situbondo (42,30 km), Seksi 5 Situbondo-Asembagus (16,76 km), Seksi 6 Asembagus-Bajulmati (37,45 km), dan Seksi 7 Bajulmati-Ketapang (29,21 km).

Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikelola oleh PT JPB yang nantinya dapat memangkas waktu tempuh Probolinggo sampai Besuki yang semula sekitar 1 jam 15 menit menjadi 30 menit dengan kecepatan rata-rata 80-100 km/jam.

Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi merupakan ruas pamungkas dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan ujung barat hingga ujung timur pulau Jawa untuk meningkatkan konektivitas serta mempermudah mobilitas orang, barang dan jasa. (*)

Editor : M Fakhrurrozi





Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.