KOTA MALANG - Menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan membutuhkan kondisi tubuh yang prima. Salah satu tantangan yang sering dirasakan adalah rasa haus berlebih, terutama saat cuaca panas atau aktivitas padat di luar ruangan. Namun, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan agar tubuh tetap terhidrasi dan tidak mudah haus selama berpuasa.
Ahli gizi menyarankan pola minum yang tepat saat sahur dan berbuka. Pola 2-4-2, misalnya, bisa diterapkan dengan minum dua gelas air saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur. Cara ini membantu memenuhi kebutuhan cairan harian tanpa membuat perut terasa begah.

Selain itu, memilih makanan yang mengandung banyak air seperti buah semangka, melon, jeruk, dan sayuran berkuah juga membantu menjaga cairan tubuh lebih lama. Hindari makanan terlalu asin dan pedas karena dapat memicu rasa haus lebih cepat.
Baca Juga : Madu Klanceng Tambah Imun Puasa, Banjir Pesanan
Minuman berkafein seperti kopi dan teh berlebihan juga sebaiknya dibatasi. Kandungan kafein dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan.

Saat sahur, disarankan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serta serat agar energi bertahan lebih lama dan tubuh tidak cepat lemas maupun haus di siang hari.
Tak kalah penting, kurangi aktivitas fisik berat di bawah terik matahari. Jika memungkinkan, lakukan aktivitas di tempat teduh atau ruangan yang sejuk untuk meminimalkan kehilangan cairan tubuh.
Dengan menjaga pola makan, minum, dan aktivitas yang tepat, umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih nyaman tanpa terganggu rasa haus berlebihan. (**)
Editor : JTV Malang



















