PONOROGO - Inilah kondisi hamparan sawah berisikan tanaman cabai yang ada di Desa Ronosentanan Kecamatan Siman Ponorogo rabu pagi. Daerah penghasil cabai ini kini tidak bisa memenuhi permintaan pasar karena banyaknya tanaman cabai yang rusak akibat terserang virus Gemini.
Tak hanya membuat daun menjadi keriting. Pertumbuhan tanaman cabai pun tidak bisa maksimal. Padahal seharusnya tanaman cabai yang berusia 3,5 bulan ini sudah menghasilkan buah cabai yang sangat banyak. Namun hingga kini hanya sebagian kecil tanaman cabai yang mau berbuah. Itu pun isinya juga sangat sedikit.
Menurut petani virus yang menyerang tanaman cabai ini sudah terjadi sejak satu bulan yang lalu. Ini ditandai dengan pohon yang mengerdil ditambah daun yang mulai keriting dan berwarna kuning.
Jika normalnya tanaman cabai di satu kotak sawah bisa memanen 25 kilogram setiap seminggu sekali kini petani hanya bisa mendapat 2 hingga 3 kilogram saja.
Sementara mengantisipasi kerugian semakin besar. Sejumlah petani kini memilih menyulam lahan dengan tanaman jagung. meski sebelumnya mereka sudah melakukan berbagai upaya penanganan.
Editor : JTV Madiun