MAGETAN - Misteri sepeda motor yang ditemukan terparkir tanpa pengendara di Jembatan Ngujur, Desa Gorang Gareng Taji, Kecamatan Nguntoronadi, Magetan, berujung duka. Seorang pelajar SMK bernama Davin Andriano Mustaqin (19), warga Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, ditemukan meninggal dunia usai diduga terjun ke Sungai Bengawan Madiun.
Peristiwa bermula saat warga menemukan sepeda motor dan sepasang sandal milik korban berada di tengah jembatan pada Rabu pagi. Temuan itu kemudian dilaporkan ke kepolisian. Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum menghilang korban sempat terlibat pertengkaran dengan orang tuanya dan meninggalkan rumah. Setelah lebih dari 24 jam tak kunjung pulang, keluarga melapor ke polisi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari kepolisian, BPBD, dan SAR melakukan pencarian di sepanjang aliran Bengawan Madiun menggunakan perahu karet. Proses pencarian sempat terkendala kondisi sungai yang dangkal dan kedalaman air yang tidak merata, namun upaya penyisiran terus dilanjutkan.
Sekitar lima jam setelah pencarian dimulai, jasad korban akhirnya ditemukan mengapung sekitar 500 meter dari titik diduga korban terjun. Tim SAR langsung mengevakuasi jasad ke darat sebelum dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka.
Baca Juga : Jalan Lingkar Longsor, Tiga Wisatawan dan 7 Sepeda Motor Terjun ke Telaga Sarangan
Polisi menyebut ciri-ciri jasad sesuai dengan laporan keluarga, namun proses identifikasi lanjutan dan visum tetap dilakukan guna memastikan penyebab kematian secara medis. Hingga kini polisi masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan keluarga dan saksi di lokasi kejadian.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang, sementara masyarakat diimbau menunggu hasil resmi proses penyelidikan.
Editor : JTV Madiun

















