LUMAJANG - Warga di Dusun Sumber Langsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Lumajang, bergotong royong menandu seorang lansia bernama Juhana (70) yang mengalami sakit keras dan harus dirawat di rumah sakit.
Dengan menggunakan tandu sederhana, belasan warga bergantian menggotong sejauh kurang lebih dua kilometer dari rumahnya menuju seberang jalur aliran lahar Sungai Regoyo.
Bukan perkara mudah. Selain jarak yang cukup jauh, warga harus ekstra berhati-hati berjalan di antara bebatuan sisa material banjir lahar Gunung Semeru, hingga melawan derasnya arus sungai.
Kondisi ini terpaksa dilakukan karena jembatan penghubung rusak diterjang banjir lahar, sehingga mobil ambulans tidak bisa menjangkau lokasi pasien.
Meski sempat mendapatkan perawatan medis selama satu malam, namun sayangnya Juhana yang menderita diabetes meninggal dunia di rumah sakit.
Warga dan kerabat yang ingin takziah pun terpaksa harus menerjang derasnya aliran sungai di jalur aliran lahar Sungai Regoyo.
Sementara itu, wilayah Sumber Langsep berada di seberang Sungai Regoyo. Beberapa warga telah pindah ke titik aman pasca diterjang banjir lahar pada Desember 2025 lalu. Namun, masih banyak warga yang memilih bertahan meskipun lokasinya masuk zona merah dan tidak memiliki akses menuju dusun tersebut.
Editor : JTV Jember



















