KEDIRI - Persik Kediri akhirnya mengisi posisi pelatih kepala yang sebelumnya ditinggalkan pelatih asal Malaysia, Ong Kim Swee. Klub berjuluk Macan Putih tersebut memperkenalkan sosok pelatih berkebangsaan Spanyol, Marcos Reina Torres, yang akan memegang kendali untuk sisa kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Pelatih berusia 40 tahun itu datang dengan pengalaman melatih di berbagai negara, termasuk Meksiko, Amerika Serikat, dan terakhir di klub FC Rànger's yang bermain di liga utama Andorra.
Dalam pernyataan resminya, Reina menyebut kepindahannya ke Kediri sebagai langkah besar dalam karier kepelatihannya. "Ini akan menjadi langkah besar dalam karier saya untuk bergabung dengan klub besar seperti Persik Kediri. Saya mencoba berkembang, dan membawa tim serta klub meraih prestasi bersama," ujarnya.
Meski tiba di tengah musim kompetisi, pria kelahiran Sant Cugat del Vallès, Spanyol itu mengaku optimis dapat meningkatkan performa tim. Ia bertekad membawa Persik naik ke posisi lebih baik di klasemen sementara.
Baca Juga : Persik Kediri Berburu Striker Asing untuk Pertajam Lini Serang
"Kami akan mempersiapkan setiap laga untuk menang dan berusaha berada di peringkat setinggi mungkin. Saya akan mencoba membawa tim ini naik peringkat di klasemen setinggi mungkin," tegas Reina.
Sebelum mengambil alih, Reina mengaku telah melakukan analisis dengan menyaksikan sejumlah pertandingan dan latihan Persik. Ia juga mengikuti perkembangan umum BRI Super League.
"Saya ingin membentuk tim yang lebih berorientasi pada penguasaan bola. Kami punya pemain-pemain yang bagus di dalam skuad, dan mereka akan disatukan dengan lebih baik lagi," tambahnya. "Saya sudah menonton banyak pertandingan Super League. Saya cukup punya gambaran tentang bagaimana kompetisi, suporter, dan para pemain asing yang ada."
Baca Juga : Dikalahkan Arema FC, Pelatih Persik Minta Pemain Lebih Dewasa
Marcos Reina Torres dijadwalkan segera memimpin latihan pertama bersama skuad Ezra Walian dkk. Menurut Manajer Tim Persik Kediri, Syahid Nur Ichsan, pelatih baru tersebut akan mulai bekerja penuh pekan depan setelah jadwal liburan pemain usai, menyusul jeda kompetisi karena Sea Games 2025.
"Coach Marcos Reina akan langsung memimpin latihan saat para pemain kembali pekan depan," pungkas Syahid.
Dengan filosofi permainan menguasai bola (possession-based), semua mata kini tertuju pada Marcos Reina untuk melihat apakah ia dapat membawa angin perubahan dan mendongkrak posisi Persik Kediri di papan tengah klasemen BRI Super League. (Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri



















